
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) pada hari Jumat. Rilis data AS baru-baru ini mengirimkan sinyal yang beragam: pasar tenaga kerja tampaknya mendingin, sementara aktivitas sektor jasa mengejutkan dengan kenaikan membuat prospek Fed tetap seimbang.
Level terbaru: DXY ~98,74, EUR/USD 1,1679, GBP/USD ~1,3456, USD/JPY ~156,7, AUD/USD ~0,6698, NZD/USD ~0,5754.
Pasar terus menafsirkan gambaran pasar tenaga kerja sebagai "tidak ada perekrutan, tidak ada pemecatan," sementara data sektor jasa yang lebih kuat menunjukkan ekonomi mengakhiri tahun 2025 dengan pijakan yang lebih kuat menyebabkan ekspektasi penurunan suku bunga menjadi tarik-menarik.
Berita geopolitik telah memudar dampaknya terhadap pasar secara langsung, tetapi risiko kebijakan tetap menjadi perhatian terutama dengan potensi putusan yang terkait dengan tarif global, yang dapat dengan cepat menghidupkan kembali volatilitas dolar.
Di Eropa, euro tetap tenang karena investor menyesuaikan diri dengan inflasi dan imbal hasil, sementara di Asia yen diperdagangkan dalam kisaran ketat karena para pedagang enggan mengambil taruhan besar menjelang data penting AS. Dolar Australia dan Selandia Baru juga sedikit melemah karena selera risiko mendingin. (Arl)
Sumber: Newsmaker.id
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Indeks Dolar AS (DXY) tetap sedikit lebih tinggi dalam sesi akhir tahun yang sepi pada hari Rabu. Namun, Indeks ini telah kehilangan sebagian besar keuntungan harian, setelah mencapai puncak di 98,44,...
Indeks Dolar AS (DXY) tetap sedikit lebih tinggi dalam sesi akhir tahun yang tenang pada hari Rabu. Namun, Indeks telah kehilangan sebagian besar kenaikan harian, setelah mencapai puncaknya di 98,44, ...
Indikator Bloomberg untuk dolar menuju pekan terburuknya sejak Juni dan obligasi pemerintah AS naik karena para pedagang menantikan data yang akan dirilis awal bulan depan untuk mengkonfirmasi ekspekt...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...
Saham Hong Kong sedikit berubah pada perdagangan Jumat pagi, berfluktuasi di sekitar 26.165 setelah dua sesi penurunan, karena pelemahan di sektor properti dan keuangan diimbangi oleh kenaikan di saham teknologi dan konsumen. Para pedagang menilai...
Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE)...
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat...
Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di...
Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah...