Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Australia Mendapat Dukungan Dari Meredanya Ketegangan Perdagangan Global
Wednesday, 14 May 2025 10:22 WIB | AUD/USD |AUD/USD,

Dolar Australia (AUD) melanjutkan penguatannya terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu (14/5) setelah mencatat kenaikan lebih dari 1,50% pada sesi sebelumnya. Pasangan AUD/USD menguat karena Dolar AS melemah menyusul data inflasi AS yang lebih lemah dari perkiraan.

Indeks Harga Upah Australia yang disesuaikan secara musiman naik sebesar 3,4% tahun-ke-tahun pada Q4 2025, naik dari kenaikan 3,2% pada Q4 2024 dan melampaui perkiraan pasar sebesar kenaikan 3,2%. Hal ini menandai pemulihan dari kuartal sebelumnya, yang mencatat pertumbuhan upah paling lambat sejak Q3 2022. Secara triwulanan, indeks naik 0,9% pada Q1, melampaui proyeksi kenaikan 0,8%.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dilantik untuk masa jabatan kedua pada hari Selasa setelah kemenangan pemilu yang menentukan. Jabatan kabinet utama”termasuk bendahara, urusan luar negeri, pertahanan, dan perdagangan”tetap tidak berubah. Albanese dijadwalkan menghadiri Misa pelantikan Paus Leo XIV di Roma pada hari Minggu, di mana ia juga akan bertemu dengan para pemimpin seperti Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen untuk membahas hubungan perdagangan.

Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada Fox News bahwa ia tengah berupaya untuk mendapatkan akses yang lebih besar ke Tiongkok, menggambarkan hubungan tersebut sebagai hubungan yang sangat baik dan menyatakan kesediaan untuk bernegosiasi langsung dengan Presiden Xi mengenai kesepakatan potensial.

Meredanya ketegangan perdagangan global telah mendorong investor untuk mengurangi ekspektasi terhadap pemotongan suku bunga yang agresif di Australia. Pasar sekarang memproyeksikan Bank Sentral Australia (RBA) akan menurunkan suku bunga tunai menjadi sekitar 3,1% pada akhir tahun, revisi dari perkiraan sebelumnya sebesar 2,85%. Meskipun demikian, RBA masih diperkirakan akan melanjutkan pemotongan sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakan mendatang.(Newsmaker23)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
AUD Tetap Tangguh China Ngebut, Dolar AS Loyo...
Monday, 19 January 2026 11:38 WIB

Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...

AUD/USD melonjak karena pengetatan kebijakan moneter oleh RBA...
Friday, 2 January 2026 16:24 WIB

Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...

Dolar Australia Menguat, Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga RBA...
Wednesday, 24 December 2025 09:33 WIB

Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...

Dolar Australia Kuat, Fed Bakal Bikin USD Loyo?...
Friday, 5 December 2025 08:03 WIB

Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...

Data Ekonomi Mengecewakan, Aussie kok malah naik?...
Wednesday, 3 December 2025 10:06 WIB

Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS