Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
AUD/USD bertahan di tengah meredanya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok
Wednesday, 23 April 2025 11:42 WIB | AUD/USD |AUD/USD,

AUD/USD menarik beberapa pembeli yang sedang turun untuk bertahan di dekat 0,6400 di sesi Asia pada hari Rabu. Harapan akan kemungkinan de-eskalasi dalam perang dagang AS-Tiongkok meningkatkan minat investor terhadap aset yang lebih berisiko dan mendukung Aussie. Lebih jauh, jeda dalam rebound Dolar AS juga membantu kenaikan pasangan tersebut.

Dolar Australia (AUD) kehilangan beberapa daya tarik kenaikan, mengirim AUD/USD kembali ke wilayah 0,6370 meskipun sebelumnya telah naik ke area puncak tahunan di sekitar 0,6440.

Retracement akhir pada pasangan tersebut terjadi setelah peningkatan minat beli di sekitar Dolar AS (USD) di tengah kegelisahan yang tak kunjung reda atas perseteruan tarif AS-Tiongkok dan ketakutan baru atas independensi Fed, yang muncul sebagai sumber kekhawatiran lain bagi para pelaku pasar.

Keputusan Presiden Trump baru-baru ini untuk mengenakan bea masuk sebesar 10%“50% pada berbagai macam impor”termasuk bea masuk sebesar 145% yang menjadi berita utama untuk beberapa barang Cina tertentu”telah memicu kembali kekhawatiran akan perang dagang habis-habisan. Ketergantungan ekonomi Australia yang besar pada Cina membuat mata uang Australia sangat rentan terhadap setiap serangan baru dalam pertukaran tarif Beijing dan Washington.

Kebuntuan bank sentral
Kedua bank sentral utama telah mengisyaratkan kehati-hatian. Pada bulan Maret, Federal Reserve (Fed) mempertahankan suku bunga kebijakannya pada 4,25%“4,50%, dengan Ketua Jerome Powell memperingatkan bahwa menahan ekspektasi inflasi tetap menjadi tugas utama Fed, bahkan ketika tarif yang lebih tinggi mengancam untuk memicu stagflasi. Ia juga menekankan bahwa stabilitas harga adalah landasan bagi pertumbuhan lapangan kerja yang berkelanjutan dan mengisyaratkan setiap pemotongan suku bunga di masa mendatang akan bergantung pada bagaimana inflasi dan pertumbuhan berkembang dari waktu ke waktu.

Sementara itu, Reserve Bank of Australia (RBA) mempertahankan suku bunga tunai pada 4,10% awal bulan ini, dengan Gubernur Michele Bullock menunjuk inflasi yang kuat dan pasar tenaga kerja yang ketat sebagai alasan untuk menunda penurunan suku bunga. Sejauh ini, investor saat ini melihat sekitar 70% peluang penurunan suku bunga pada acara bank di bulan Mei.

Taruhan spekulatif masih berlaku
Data posisi CFTC mengungkapkan kemunduran dalam taruhan bearish pada Aussie. Memang, posisi short neto telah jatuh ke level terendah lima minggu mendekati 59 ribu kontrak pada minggu yang berakhir pada tanggal 15 April, disertai dengan penurunan dalam open interest.(Cay)

sumber: fxstreet

RELATED NEWS
AUD Tetap Tangguh China Ngebut, Dolar AS Loyo...
Monday, 19 January 2026 11:38 WIB

Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...

AUD/USD melonjak karena pengetatan kebijakan moneter oleh RBA...
Friday, 2 January 2026 16:24 WIB

Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...

Dolar Australia Menguat, Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga RBA...
Wednesday, 24 December 2025 09:33 WIB

Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...

Dolar Australia Kuat, Fed Bakal Bikin USD Loyo?...
Friday, 5 December 2025 08:03 WIB

Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...

Data Ekonomi Mengecewakan, Aussie kok malah naik?...
Wednesday, 3 December 2025 10:06 WIB

Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS