Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Australia menguat karena Dolar AS melemah akibat meningkatnya ketidakpastian ekonomi AS
Tuesday, 22 April 2025 10:38 WIB | AUD/USD |AUD/USD,

Dolar Australia (AUD) melanjutkan penguatannya terhadap Dolar AS (USD) pada hari Selasa. Pasangan AUD/USD menguat karena sentimen investor terpukul menyusul kritik baru dari Presiden AS Donald Trump yang ditujukan kepada Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell, yang menimbulkan kekhawatiran baru tentang independensi Fed.

Penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett mengatakan pada hari Jumat bahwa Trump sedang menjajaki apakah ia memiliki kewenangan untuk memecat Powell. Trump juga memperingatkan dalam sebuah posting Truth Social bahwa ekonomi dapat melambat kecuali Powell bertindak cepat untuk menurunkan suku bunga.

Yang menambah kegelisahan pasar adalah kebuntuan yang sedang berlangsung dalam negosiasi perdagangan global. Tiongkok tetap teguh dalam menghadapi strategi tarif agresif Trump, yang semakin membebani kepercayaan investor.

Meskipun demikian, ketegangan tetap ada karena Gedung Putih mengenakan tarif pada kapal-kapal Tiongkok yang berlabuh di pelabuhan AS, yang berisiko mengganggu rute pengiriman global. Namun, pada Kamis malam, Trump mencatat bahwa Tiongkok telah membuat beberapa pendekatan dan menyatakan, "Saya tidak ingin menaikkan tarif Tiongkok. Jika tarif Tiongkok naik, orang tidak akan membeli." Ia juga menyatakan optimisme bahwa kesepakatan perdagangan dapat dicapai dalam waktu tiga hingga empat minggu.
Tingkat Pengangguran Australia naik menjadi 4,1% pada bulan Maret, sedikit di bawah perkiraan pasar sebesar 4,2%. Sementara itu, Perubahan Ketenagakerjaan mencapai 32,2 ribu, dibandingkan dengan perkiraan konsensus sebesar 40 ribu.
Tingkat pertumbuhan tahunan enam bulan Indeks Utama Westpac Australia, yang memperkirakan momentum ekonomi relatif terhadap tren selama tiga hingga sembilan bulan ke depan, turun menjadi 0,6% pada bulan Maret dari 0,9% pada bulan Februari.
Risalah Rapat Reserve Bank of Australia (RBA) 31 Maret“1 April menunjukkan ketidakpastian yang berkelanjutan seputar waktu penyesuaian suku bunga berikutnya. Meskipun Dewan menganggap pertemuan Mei sebagai titik yang tepat untuk meninjau kebijakan moneter, Dewan menekankan bahwa tidak ada keputusan yang telah dibuat sebelumnya. Dewan juga menyoroti risiko positif dan negatif yang dihadapi perekonomian Australia serta lintasan inflasi.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
AUD Tetap Tangguh China Ngebut, Dolar AS Loyo...
Monday, 19 January 2026 11:38 WIB

Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...

AUD/USD melonjak karena pengetatan kebijakan moneter oleh RBA...
Friday, 2 January 2026 16:24 WIB

Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sen...

Dolar Australia Menguat, Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga RBA...
Wednesday, 24 December 2025 09:33 WIB

Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...

Dolar Australia Kuat, Fed Bakal Bikin USD Loyo?...
Friday, 5 December 2025 08:03 WIB

Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...

Data Ekonomi Mengecewakan, Aussie kok malah naik?...
Wednesday, 3 December 2025 10:06 WIB

Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS