Monday, 06 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS
Ada Apa di Balik Lonjakan Perak?

Harga perak kembali mencetak rekor baru setelah melampaui $57 per ons, dipicu oleh pasokan global yang semakin ketat serta ekspektasi pemangkasan suku bunga AS bulan ini. Para pelaku pasar kini hampir sepenuhnya memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 0,25 poin, seiring melemahnya pasar tenaga kerja AS dan komentar bernada dovish dari pejabat bank sentral. Di sisi lain, kekhawatiran terhadap pasokan semakin nyata. Meski aliran perak ke London mencapai rekor dan sedikit meredakan tekanan, biaya pinjaman perak untuk tenor satu bulan tetap tinggi. Situasi semakin diperparah...

Apa yang Sebenarnya Menggerakkan Minyak ?

Harga minyak kembali naik setelah OPEC+ menegaskan rencana untuk menghentikan sementara kenaikan produksi selama kuartal pertama. Keputusan yang dipimpin Arab Saudi ini dianggap sebagai respons terhadap kondisi pasar musiman yang cenderung lebih lemah. Brent kini diperdagangkan di atas $63 per barel, sementara WTI mendekati $60, memberi sinyal bahwa pasar mulai menyesuaikan diri dengan kebijakan pasokan terbaru tersebut. Kenaikan ini datang setelah minyak mencatat penurunan bulanan selama empat bulan berturut-turut akibat kekhawatiran surplus pasokan. IEA bahkan memprediksi rekor kelebihan...

Emas Merosot Tipis, Ada Sinyal Besar yang Ditunggu Pasar?

Harga emas melemah pada awal Desember, terseret oleh sikap hati-hati investor menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve yang semakin dekat. Di tengah spekulasi bahwa The Fed siap memangkas suku bunga lagi bulan ini, pelaku pasar memilih menahan diri, membuat pergerakan emas cenderung terbatas. Tekanan dolar AS yang bergerak campur aduk juga membuat emas belum mampu mencetak kenaikan yang berarti. Meski sempat menunjukkan kekuatan di bulan sebelumnya, emas kini bergerak defensif akibat ketidakpastian global yang terus membayangi. Data ekonomi AS yang dirilis dalam beberapa hari ke...

Ada Apa di Balik Gerakan Tajam Pasar Ini?

Yen Jepang (JPY) terus menguat sepanjang sesi Asia pada Senin(1/12) setelah Gubernur Bank of Japan, Kazuo Ueda, kembali memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga bisa terjadi dalam waktu dekat. Komentar bernada hawkish ini membuat imbal hasil obligasi pemerintah Jepang naik ke level tertinggi dalam beberapa tahun, sehingga selisih suku bunga antara Jepang dan negara besar lainnya semakin menyempit. Ditambah dengan sentimen pasar yang cenderung berhati-hati, yen makin dilirik sebagai mata uang safe haven, membuat posisinya semakin kuat. Di saat bersamaan, Dolar AS (USD) justru melemah hingga...

Emas Dekati Puncak 6 Minggu, Pasar Waspada Rate Cut

Harga emas diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam enam minggu pada hari Senin (1/12), didukung oleh melemahnya dolar dan menguatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuannya akhir bulan ini. Harga emas spot terakhir naik 0,2% menjadi $4.240,55 per ons pada pukul 02:32 ET (06:32 GMT), setelah mencapai level tertinggi enam minggu di $4.256,2 pada hari sebelumnya. Emas Berjangka AS untuk Februari naik 0,5% menjadi $4.274,55. Harga emas telah melonjak lebih dari 4% minggu lalu. Emas didukung oleh melemahnya dolar, pemangkasan taruhan The Fed Indeks...