Wednesday, 08 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS
Minyak Turun, Semua Mata ke Ukraina dan OPEC+

Harga minyak turun tipis seiring investor memantau upaya yang dipimpin AS untuk mengakhiri perang di Ukraina, sembari menantikan pertemuan OPEC+ akhir pekan ini. Harga West Texas Intermediate diperdagangkan mendekati $58 per barel setelah naik lebih dari 1% pada hari Rabu, sementara Brent menetap sedikit di atas $63. Dengan utusan presiden AS Steve Witkoff yang akan memimpin delegasi untuk perundingan di Rusia minggu depan, para pedagang mempertimbangkan apakah kesepakatan dapat dicapai dan implikasinya terhadap arus minyak mentah. Sementara itu, OPEC dan sekutunya dijadwalkan bertemu pada...

Emas Stabil Naik Berkat Harapan Rate Cut AS

Emas stabil, setelah menguat hampir 1% pada sesi sebelumnya di tengah meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga AS berikutnya. Emas batangan diperdagangkan di kisaran $4.165 per ons, didukung oleh serangkaian komentar dari para pembuat kebijakan Federal Reserve yang mengarah pada pelonggaran moneter lebih lanjut pada bulan Desember. Para pedagang swap melihat peluang sekitar 80% untuk pemangkasan seperempat poin bulan depan, dengan data klaim pengangguran AS terbaru yang diperkirakan tidak akan menghalangi The Fed untuk melakukan pemangkasan. Memperkuat prospek suku bunga yang lebih...

GBP/USD Lanjut Menguat Menjelang Libur Thanksgiving

Pasangan mata uang GBP/USD terus naik selama lima hari berturut-turut hingga hari Kamis (27/11), naik sekitar 0,55% dan berhasil menembus level 1,3200. Pergerakan harga sekarang mendekati area rata-rata pergerakan jangka panjang yang penting, dan untuk sementara waktu tren masih dikuasai oleh pihak yang optimis terhadap penguatan Pound (bullish). Pasar AS diperkirakan sepi hingga akhir minggu karena para pelaku pasar libur Hari Thanksgiving pada hari Kamis dan Jumat. Dari Inggris, tidak banyak data ekonomi penting yang dirilis. Namun, ada kekhawatiran mengenai anggaran pemerintah karena...

Dolar Melemah Berhari-hari, Apakah Tren Berbalik Permanen

Indeks dolar melemah untuk hari ketiga berturut-turut pada Kamis(27/11), seiring pasar makin yakin Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuan Desember, menjelang libur Thanksgiving di AS. Indeks Spot Dolar Bloomberg turun sekitar 0,1% dan masih berada di jalur penurunan mingguan ketiga dalam empat minggu. Laporan Beige Book The Fed semalam menunjukkan aktivitas ekonomi AS "hampir tidak berubah", sementara belanja konsumen justru melemah, kecuali di segmen pembeli berpenghasilan tinggi. Beige Book juga mencatat ketenagakerjaan sedikit menurun dan kenaikan harga hanya moderat,...

Perak Panas Jelang Fed

Harga perak diperdagangkan tepat di bawah US$53 per ons pada hari Kamis(27/11), kembali mendekati rekor tertinggi. Kenaikan ini terjadi di tengah meningkatnya keyakinan pasar bahwa Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga lebih lanjut dalam waktu dekat. Pelaku pasar kini memperkirakan peluang penurunan suku bunga 25 basis poin pada Desember sekitar 85%, melonjak tajam dari hanya 30% sekitar seminggu lalu, dengan tambahan tiga pemangkasan lagi diantisipasi hingga akhir 2026. Ekspektasi dovish tersebut semakin menguat setelah muncul laporan bahwa Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung...