Monday, 06 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS
Emas Anjlok 1%, Harapan Cut Rate Makin Pudar

Harga emas turun lebih dari 1% pada hari Jumat(21/11) dan bersiap mengalami penurunan mingguan setelah laporan ketenagakerjaan AS yang kuat meredam ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve bulan depan, membebani logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil. Harga emas spot turun 0,7% menjadi $4.047,14 per ons, pada pukul 09.09 GMT, setelah turun lebih dari 1% di awal sesi. Harga emas batangan telah turun 0,5% minggu ini. Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 0,4% menjadi $4.044,50 per ons. "Prospek penurunan suku bunga lebih lanjut agak terhambat oleh data pasar...

Emas Pangkas Kerugian Setelah Ukraina Tolak Deal AS - Rusia

Emas memangkas kerugian setelah Kyiv dan sekutu Eropa menolak bagian-bagian penting dari rencana AS-Rusia untuk mengakhiri perang di Ukraina. Harga emas batangan diperdagangkan mendekati $4.060 per ons, menuju kerugian mingguan tipis menyusul aksi jual ekuitas dan mata uang kripto, serta laporan ketenagakerjaan AS yang mengaburkan prospek penurunan suku bunga Federal Reserve berikutnya pada bulan Desember. Para pemimpin Jerman, Prancis, dan Inggris sepakat dalam sebuah panggilan telepon dengan Volodymyr Zelenskiy dari Ukraina bahwa angkatan bersenjata Kyiv harus tetap mampu mempertahankan...

Dolar Masih Perkasa, Meski Sedikit Terkoreksi

Dolar AS malam ini masih bertahan di level tinggi setelah mencatat penguatan tajam sepanjang pekan, meski mulai sedikit terkoreksi di tengah gejolak pasar saham global. Indeks Dolar AS sempat menyentuh hampir enam bulan tertinggi sebelum bergerak di kisaran sekitar 100,3 pada perdagangan Jumat, menandai penguatan sekitar 0,9% dalam lima sesi terakhir. Dolar sedikit melemah terhadap yen setelah pejabat Jepang kembali melayangkan peringatan soal kemungkinan intervensi, sehingga USD/JPY turun tipis ke area 157-an, namun terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya dolar masih cenderung...

Perak Melemah Lagi di Tengah Ekspektasi Federal Reserve

Perak merosot di bawah $50 per ons pada hari Jumat, melemah untuk sesi kedua berturut-turut di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan menahan diri untuk tidak memangkas suku bunga pada bulan Desember seiring para pembuat kebijakan menghadapi ketidakpastian ekonomi. Laporan penggajian non-pertanian AS yang tertunda yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan sinyal yang beragam, dengan pertumbuhan lapangan kerja meningkat pada bulan September, tetapi tingkat pengangguran naik menjadi 4,4%, tertinggi dalam empat tahun. Laporan ini akan menjadi data pasar tenaga kerja final menjelang...

Emas Pangkas Kerugian

Emas memangkas kerugian menjadi sekitar 4.080 dolar AS per ons pada hari Jumat, tetapi tetap berada di jalur penurunan mingguan karena pasar mencerna data ketenagakerjaan AS yang lebih kuat, sinyal dovish bank sentral, dan imbal hasil AS yang lebih rendah. Laporan Departemen Tenaga Kerja yang tertunda menunjukkan angka penggajian non-pertanian naik sebesar 119 ribu pada bulan September dan tingkat pengangguran naik tipis menjadi 4,4%, yang awalnya mengurangi kemungkinan pemangkasan suku bunga The Fed segera dan mendorong dolar lebih tinggi. Risalah rapat The Fed bulan Oktober menunjukkan...