Monday, 06 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS
EUR/USD tertekan karena USD menguat di tengah data yang tidak merata

EUR/USD mencatatkan pelemahan moderat selama sesi Amerika Utara pada hari Jumat karena Dolar AS (USD) bertahan kuat setelah rilis data ekonomi yang beragam dan komentar dovish dari pejabat Federal Reserve (Fed). Pasangan mata uang ini diperdagangkan di 1,1504, turun 0,20%, setelah mencapai level terendah dua minggu di 1,1491. Euro melemah 0,20% karena sentimen AS yang lemah kontras dengan PMI yang menguat, pasar meningkatkan peluang pemangkasan suku bunga di bulan DesemberData di AS beragam, namun perekonomian menunjukkan tanda-tanda ketahanan. PMI Manufaktur dan Jasa Global S&P beragam...

Emas Stabil, Fokus ke Kebijakan The Fed

Emas stabil di Asia seiring pasar mempertimbangkan peluang pemangkasan suku bunga Federal Reserve lainnya dalam beberapa bulan mendatang. Presiden The Fed New York, John Williams, mengatakan ia melihat ruang bagi bank sentral AS untuk memangkas biaya pinjaman dalam waktu dekat seiring melemahnya pasar tenaga kerja, meskipun pejabat lain terdengar lebih berhati-hati. Emas batangan memangkas kerugian pada hari Jumat setelah komentar Williams, tetapi masih mengakhiri sesi dengan penurunan. Para pedagang berjangka memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga seperempat poin bulan depan sedikit...

Minyak Melemah, Pasar Menanti Terobosan Ukraina

Harga minyak terus melemah setelah mencatat kerugian mingguan terbesar sejak awal Oktober, seiring para pedagang mempertimbangkan prospek kesepakatan damai Ukraina-Rusia yang dapat meningkatkan aliran minyak mentah ke pasar yang sudah tercukupi pasokannya. Brent diperdagangkan di atas $62 per barel setelah merosot hampir 3% pekan lalu, sementara West Texas Intermediate berada di bawah $58. Para pemimpin Eropa dan sekutu lainnya telah memberi tahu AS bahwa rencana tersebut perlu dikaji lebih lanjut untuk mencoba dan mengekang pemerintahan Trump yang ingin memberikan konsesi kepada Rusia dan...

Kejutan Apa yang Mengintai Dolar Australia?

Dolar Australia bergerak melemah terhadap dolar AS pada Senin(24/11), menjelang rilis data inflasi penting yang akan keluar minggu ini. Pasar menyoroti rilis IHK bulanan "lengkap" pertama Australia untuk Oktober pada Rabu, yang diperkirakan bisa memberi petunjuk baru soal arah kebijakan suku bunga RBA. Meski AUD tertekan, pasangan AUD/USD masih mendapat sedikit dukungan karena ekspektasi bahwa RBA akan bersikap lebih berhati-hati. Risalah rapat RBA bulan November menunjukkan bank sentral kemungkinan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Data kontrak ASX 30-Day Interbank Cash Rate...

Perak Tertekan, Apakah Momentum Bullish Mulai Pudar?

Harga perak kembali tertekan di awal pekan karena sentimen pasar global masih cenderung berhati-hati. Pelaku pasar mengurangi eksposur pada aset berisiko setelah prospek ekonomi global dinilai melemah, sementara ketidakpastian terkait kebijakan suku bunga bank sentral utama juga menahan minat beli terhadap logam mulia. Perak yang biasanya bergerak mengikuti arah emas tetapi memiliki volatilitas lebih tinggi, menjadi lebih sensitif terhadap perubahan sentimen ini. Selain itu, penguatan ringan dolar AS di awal minggu turut membebani harga perak. Dolar yang lebih kuat membuat logam mulia...