Sunday, 05 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Emas Mendadak Stabil, Ada Apa di Fed?
Monday, 15 December 2025 07:23 WIB | GOLD

Harga emas berhenti naik setelah empat hari reli, karena komentar para pejabat Federal Reserve (Fed) bikin pasar ragu apakah AS akan lanjut memangkas suku bunga lagi tahun depan. Pada Senin, emas bergerak stabil di sekitar US$4.305/ons, setelah minggu lalu sempat naik 2,6%. Walau Fed memang sudah menurunkan suku bunga pada Rabu, ternyata tiga pembuat kebijakan menolak keputusan itu. Pasar pun menangkap sinyal bahwa langkah pelonggaran berikutnya bisa lebih "berat" dan penuh perdebatan, apalagi menjelang 2026 saat pandangan internal Fed terlihat terbelah. Dua pejabat yang menolak-Austan...

Minyak Bertahan di Level Terendah, Kenapa Belum Jatuh Lagi?
Monday, 15 December 2025 07:17 WIB | Oil,

Harga minyak masih stabil di dekat level terendah hampir dua bulan, karena pasar lebih khawatir soal kelebihan pasokan dibandingkan dampak ketegangan geopolitik. Brent bertahan di sekitar US$61/barel setelah ditutup di level terendah sejak 20 Oktober, sementara WTI masih di bawah US$58/barel. Tekanan utama datang dari ekspektasi surplus pasokan yang membesar: OPEC+ dan produsen lain terus memompa lebih banyak minyak, sementara pertumbuhan konsumsi dinilai masih lambat. Kondisi ini bikin harga minyak diperkirakan tetap berada di jalur penurunan tahunan. Meski begitu, geopolitik ikut menahan...

Dolar AS masih bergerak lesu
Saturday, 13 December 2025 04:36 WIB | DOLLAR

Dolar AS masih bergerak lesu setelah tekanan kuat pasca keputusan The Fed memangkas suku bunga 25 bps. Indeks Dolar AS (DXY) bertahan di area bawah dan cenderung melemah secara mingguan, karena pelaku pasar menilai kebijakan The Fed sekarang lebih condong ke arah dovish. Ekspektasi pemangkasan suku bunga lanjutan membuat daya tarik dolar sebagai aset berimbal hasil tinggi berkurang, sehingga aliran dana lebih banyak mengalir ke aset lain seperti emas, perak, dan sebagian mata uang berisiko. Meski begitu, dalam jangka sangat pendek dolar sempat mencoba rebound tipis di sesi AS seiring...

Fed Masih Abu-Abu, Geopolitik Memanas: Emas Tetap Jadi Incaran
Saturday, 13 December 2025 04:24 WIB | GOLD

Emas (XAU/USD) naik sedikit pada hari Jumat karena para pedagang tampaknya mengambil keuntungan menjelang akhir pekan, namun tetap mempertahankan kenaikan lebih dari 0,51% setelah mencapai level tertinggi tujuh minggu di $4.353 karena para pedagang mencerna komentar dari para pejabat Federal Reserve (Fed). Harga emas memangkas kenaikan menjelang akhir pekan, tetapi tetap didukung oleh ketidakpastian Fed dan data yang lemah. Dokumen ekonomi AS relatif ringan, namun para pejabat Federal Reserve memberikan pernyataan yang berbeda. Dua dari tiga pejabat yang berbeda pendapat menyatakan...

Harga perak kembali tertekan
Saturday, 13 December 2025 03:56 WIB | SILVER

Harga perak turun di bawah $62 per ons pada hari Jumat setelah menyentuh rekor tertinggi sebelumnya pada hari itu karena reli mereda di tengah aksi ambil untung dan fase konsolidasi singkat menjelang akhir pekan, meskipun latar belakang bullish secara keseluruhan tetap utuh. Pemotongan suku bunga Federal Reserve AS baru-baru ini dan prospeknya yang kurang agresif terus mendukung dukungan jangka menengah, dengan Powell mengisyaratkan tidak akan ada kenaikan suku bunga lebih lanjut dan memproyeksikan satu pemotongan tambahan tahun depan dan satu lagi pada tahun 2027. Arus masuk ETF yang kuat...