
Harga minyak masih stabil di dekat level terendah hampir dua bulan, karena pasar lebih khawatir soal kelebihan pasokan dibandingkan dampak ketegangan geopolitik. Brent bertahan di sekitar US$61/barel setelah ditutup di level terendah sejak 20 Oktober, sementara WTI masih di bawah US$58/barel.
Tekanan utama datang dari ekspektasi surplus pasokan yang membesar: OPEC+ dan produsen lain terus memompa lebih banyak minyak, sementara pertumbuhan konsumsi dinilai masih lambat. Kondisi ini bikin harga minyak diperkirakan tetap berada di jalur penurunan tahunan.
Meski begitu, geopolitik ikut menahan kejatuhan lebih dalam lewat "premi risiko". Ukraina kembali menyerang infrastruktur energi Rusia, Iran mengklaim menyita kapal tanker asing di Teluk Oman, dan AS juga sempat mencegat kapal di lepas pantai Venezuela saat tekanan terhadap rezim Maduro meningkat. Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, aktivitas perdagangan diperkirakan lebih tipis, sehingga pergerakan harga bisa jadi lebih mudah bergejolak. (az)
Sumber: Newsmaker.id
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...