Sunday, 05 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Pasar Mendadak "Ganti Arah": Dolar Naik Tipis, Minyak & Perak Meledak
Wednesday, 17 December 2025 14:39 WIB | DOLLAR

Dolar AS menguat tipis dan obligasi pemerintah AS memangkas penguatan sebelumnya setelah data tenaga kerja AS yang mengecewakan ternyata belum cukup lemah untuk mendorong pasar yakin The Fed akan segera memangkas suku bunga lagi. Dolar menguat terhadap mata uang G10, paling besar terhadap yen, sementara imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun naik ke sekitar 4,17%. Di pasar komoditas, pergerakannya jauh lebih "keras". Harga minyak naik sekitar 1,3% setelah Presiden Donald Trump memerintahkan blokade kapal tanker yang masuk dan keluar Venezuela, memicu kekhawatiran pasokan dari anggota OPEC...

Yen Bergerak Hati-Hati Menjelang Keputusan BoJ
Wednesday, 17 December 2025 10:38 WIB | Yen

Yen Jepang sedikit melemah selama sesi Asia pada hari Rabu(17/12), seiring investor memilih berhati-hati menunggu pembaruan kebijakan Bank Sentral Jepang (BoJ). Fokus pasar kini tertuju pada pertemuan BoJ selama dua hari yang akan digelar Jumat mendatang, yang diharapkan memberikan petunjuk mengenai jalur suku bunga hingga tahun 2026. Ekspektasi kenaikan suku bunga BoJ minggu ini diyakini menjadi faktor pendukung bagi JPY. Investor memperhitungkan bahwa BoJ yang hawkish bisa mendorong yen menguat atau setidaknya menahan depresiasi lebih lanjut, meskipun sentimen pasar yang lebih...

EUR/USD Ngegas Lagi?
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB | EUROPE

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski sempat terkoreksi, arah besar EUR/USD masih condong naik. Secara sentimen, pasar menilai tekanan jual dolar mulai melemah, jadi euro dapat ruang buat bertahan. Dari sisi AS, pemulihan dolar setelah rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) mulai kehabisan tenaga. Data tenaga kerja yang campuran belum cukup kuat untuk mengubah keyakinan pasar bahwa The Fed masih mungkin memangkas suku bunga dua kali...

Perak Bergerak Hati-Hati, Pasar Menanti Arah The Fed
Wednesday, 17 December 2025 07:29 WIB | SILVER

Harga perak bergerak stabil dengan kecenderungan melemah seiring investor mencermati data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lesu. Data tersebut belum cukup kuat untuk mendorong spekulasi penurunan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve, sehingga minat beli terhadap logam mulia masih terbatas. Jumlah pekerjaan AS yang bertambah lebih rendah dan tingkat pengangguran yang naik menunjukkan pasar tenaga kerja mulai melambat. Namun, pelaku pasar menilai The Fed akan berhati-hati menanggapi data ini karena adanya gangguan akibat penutupan pemerintahan. Kondisi tersebut membuat perak, seperti...

Minyak Tertekan, Pasar Cemas Banjir Pasokan
Wednesday, 17 December 2025 07:16 WIB | Oil,

Harga minyak bertahan stabil setelah ditutup di level terendah sejak 2021 pada perdagangan Rabu(17/12). Tekanan datang dari tanda-tanda kelebihan pasokan yang semakin jelas di pasar global, membuat pelaku pasar tetap berhati-hati. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di dekat US$55 per barel setelah anjlok hampir 6% dalam empat sesi terakhir. Sementara itu, Brent berada sedikit di bawah US$59 per barel. Pelemahan terlihat di berbagai wilayah, dari Timur Tengah hingga Amerika Serikat, seiring proyeksi Badan Energi Internasional tentang lonjakan kelebihan pasokan...