Sunday, 29 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Tuesday, 20 January 2026 11:40 WIB

Harga minyak menguat tipis pada perdagangan Selasa (20/1) setelah data ekonomi China yang lebih baik dari perkiraan mendorong optimisme permintaan. Brent naik 19 sen (0,3%) menjadi $64,13/barel, sementara WTI Februari yang berakhir hari ini naik 25 sen (0,4%) menjadi $59,69/barel. Kontrak WTI Maret yang lebih aktif ikut naik tipis ke sekitar $59,42/barel. Penguatan ini didorong oleh kabar dari China sebagai importir minyak terbesar dunia. Ekonomi China dilaporkan tumbuh 5,0% sepanjang tahun 2025 dan memenuhi target pemerintah. Aktivitas kilang juga meningkat, dengan throughput kilang naik...

RECENT NEWS
Emas Turun Setelah Ancaman Tarif
Wednesday, 9 April 2025 00:53 WIB | GOLD EMAS

Harga emas kembali turun pada hari Selasa (8/4) karena Gedung Putih mengumumkan bahwa tarif 104% pada Tiongkok mulai berlaku pada siang hari Waktu Bagian Timur, ungkap Karoline Leavitt, Sekretaris Pers, sebagai balasan atas penerapan bea masuk 34% oleh Tiongkok pada ekspor AS. Ia menambahkan bahwa tarif akan dipungut mulai tanggal 9 April. Investor kini menanti risalah dari pertemuan kebijakan terbaru Federal Reserve AS yang akan diselenggarakan pada hari Rabu untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang arah penurunan suku bunga. Sumber: Newsmaker.id

Emas Pulih Dari Penurunan Di Sesi Sebelumnya!
Tuesday, 8 April 2025 18:39 WIB |

Harga emas bergerak naik pada hari Selasa (8/4), dibantu oleh ketegangan perdagangan global antara AS dan mitra dagang utamanya, dan pelemahan dolar. Harga emas spot naik 0,8% menjadi $3.005,21 per ons pada pukul 08.47 GMT, pasca mencapai level terendah sejak 13 Maret kemarin. Harga emas berjangka AS naik 1,6% menjadi $3.020,70. Harga emas spot tetap naik hampir 15% untuk tahun ini didorong oleh ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, permintaan bank sentral yang kuat, dan peningkatan aliran ke dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas (ETF). Sumber: Newsmaker.id

Perak Masih Stabil Ditengah Gejolak Perang Dagang
Tuesday, 8 April 2025 15:19 WIB | Perak SILVER market analysis

Harga Perak (XAG/USD) membukukan kenaikan moderat sekitar $30,15 selama jam perdagangan Asia pada hari Selasa (8/4). Kenaikan perak mungkin terbatas karena investor melikuidasi posisi untuk mengamankan keuntungan, mungkin menutupi kerugian atau margin call atas penurunan valuasi aset, yang dipicu oleh kekhawatiran akan perang dagang global. Meskipun demikian, Greenback yang lebih lemah mungkin membantu membatasi kerugian harga komoditas berdenominasi USD. Saat berita ini di rilis,harga perak berada di level $30.179. Sumber: Newsmaker.id

Perak Naik karena pelaku pasar melihat dinamika perekonomian Amerika
Tuesday, 8 April 2025 10:23 WIB | SILVER

Tren turun perak terhenti dan mungkin siap untuk naik karena beberapa faktor teknis Dinamika ekonomi AS, Tiongkok, dan India juga dapat berkontribusi terhadap perubahan harga, bagi AS dan khususnya Tiongkok, sektor industri besar mereka menggunakan Perak dalam berbagai proses.di India, permintaan konsumen terhadap logam mulia untuk perhiasan juga memainkan peran penting dalam menentukan harga.Sampai berita ini di rilis,Harga perak berada di level $ 30.081 Sumber: Newsmaker.id

Emas Stabil Setelah Agresif Beberapa Hari Terakhir
Tuesday, 8 April 2025 08:23 WIB | GOLD EMAS

Harga emas cenderung stabil di area $2991- $2981 pada hari Selasa (8/4) hal ini diiringi dengan rasa kekhawatiran bahwa perang dagang Presiden AS Donald Trump dapat berisiko menyebabkan kemerosotan ekonomi global mendorong permintaan aset safe haven, menandakan jeda dalam aksi jual aset dalam beberapa hari terakhir. Ditengah guncangan perekonomian global akibat Tarif Donald Trump yang meluas, Emas masih menjadi aset save heaven. Penurunan tajam yang terlah terjadi hanya bersifat sementara, untuk lebih jauh beberapa faktor masih sangat mendukung untuk kenaikan harga Emas. Sumber:...