
Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan ia memperkirakan Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada bulan September, dan bahwa tarif perdagangan Presiden Donald Trump tidak mungkin memicu inflasi seperti yang dikhawatirkan oleh bank sentral.
Berbicara di Fox News' Ingraham Angle, Bessent mengatakan bahwa "membingungkan" baginya bahwa Fed tidak memangkas suku bunga dalam menghadapi tarif perdagangan Presiden Donald Trump, terutama mengingat bank sentral menurunkan perkiraan pertumbuhannya.
"Saya pikir kriterianya adalah bahwa tarif tidak bersifat inflasioner. Jika mereka akan mengikuti kriteria itu, saya pikir mereka dapat melakukannya lebih cepat dari itu, tetapi pastinya pada bulan September," kata Bessent.
"Saya tidak setuju dengan kriteria mereka, tetapi jika Anda mengikuti kriteria itu, tentu saja, mengapa tidak jatuh."
Perkiraan Bessent untuk bulan September muncul beberapa jam setelah Goldman Sachs memperkirakan bahwa pemangkasan pertama Fed akan dilakukan pada bulan September, diikuti oleh dua pemangkasan lagi di akhir tahun.
Bank sentral telah mengambil sikap yang sangat hati-hati terhadap pelonggaran moneter di masa mendatang, dengan alasan ketidakpastian atas dampak inflasi dari tarif perdagangan Trump. Ketua Fed Powell menegaskan kembali sikap ini dalam sebuah acara di Portugal pada hari Selasa.
Data indeks harga PCE, pengukur inflasi pilihan Fed, menunjukkan tekanan harga meningkat pada bulan Mei dan tetap berada di atas target tahunan Fed sebesar 2%.
Trump telah berulang kali meminta Powell untuk memangkas suku bunga lebih lanjut, dengan laporan media menunjukkan bahwa presiden juga berencana untuk menunjuk pengganti Powell lebih awal untuk melemahkan ketua Fed.
Ketika ditanya tentang Elon Musk, Bessent berkata "jika Elon tetap pada roket, saya akan tetap pada keuangan," menepis kritik CEO Tesla (NASDAQ:TSLA) terhadap "RUU besar yang indah" Trump.
Bessent meremehkan kekhawatiran atas tingkat utang pemerintah yang tinggi, dengan menyatakan bahwa ia "yakin" RUU tersebut akan menurunkan tingkat utang, dan bahwa undang-undang tersebut akan disahkan melalui Kongres.(cay)
sumber: Investing.com
Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...
Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...
Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...
Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...
Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...