
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih lebih "noise" dibanding sinyal surplus jangka pendek. Per 15:50 WIB, Brent berada di $69,60/barel (+0,29%) dan WTI di $64,83/barel (+0,31%). Kenaikan berlangsung moderat, tapi cukup untuk menjaga harga tetap dekat area psikologis $70 untuk Brent. Dari sisi geopolitik, fokus pasar tertuju pada potensi eskalasi di Timur Tengah. Laporan terbaru...
Harga dolar turun lantaran data tenaga kerja AS yang mengecewakan pelaporan pemutusan hubungan kerja (PHK) di AS mencapai lebih dari 150.000 pada Oktober, tertinggi dalam lebih dari 20 tahun. Faktor lainnya: pasar kini melihat kemungkinan bahwa Federal Reserve (The Fed) bisa memangkas suku bunga mendekati akhir tahun karena pertumbuhan ekonomi AS mulai melambat. Selain itu, tutupnya sebagian pemerintahan AS (government shutdown) memperparah ketidakpastian data resmi ekonomi, yang membuat investor kurang percaya diri pada dolar sebagai "safe-haven" USD terus mengalami tekanan karena...
Emas naik pada hari Jumat(7/11) karena ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut dari Federal Reserve dan kekhawatiran yang masih ada atas prospek ekonomi AS di tengah penutupan pemerintah yang berkepanjangan, mendorong permintaan. Emas spot naik 0,8% menjadi $4.010,72 per ons, pada pukul 09.25 GMT. Emas berjangka AS untuk pengiriman Desember naik 0,7% menjadi $4.019,50 per ons. "Arus bullish masih berlangsung," kata analis independen Ross Norman. "Tema-tema mendasar yang terkait dengan penguatan harga emas masih sangat relevan, yaitu pembelian emas oleh bank sentral dan prospek...
Harga minyak naik pada hari Jumat(7/11), tetapi masih berada di jalur untuk kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah tiga hari penurunan akibat kekhawatiran kelebihan pasokan dan melambatnya permintaan AS. Harga minyak mentah Brent naik 60 sen, atau 1%, menjadi $63,98 per barel pada pukul 09.04 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 61 sen, atau 1%, menjadi $60,04. Kedua harga acuan minyak tersebut diperkirakan akan mencatat penurunan mingguan lebih dari 1,5% karena produsen global terkemuka meningkatkan produksi. "Pasar terus mempertimbangkan peningkatan surplus minyak...
Dolar AS memangkas kerugian pada hari Jumat (7/11) karena investor waspada terhadap risiko ditengah aksi jual yang kembali di Wall Street, karena kekhawatiran akan gelembung AI masih ada. Indeks USD, yang mengukur nilai Dolar terhadap sekeranjang mata uang utama, diperdagangkan pada 99,85 di awal sesi Eropa, naik dari level terendah mingguan di sekitar 99,65. Greenback mendapat sedikit dukungan dari penghindaran risiko karena pasar Asia mengikuti Wall Street dan mencatat kerugian yang signifikan, dengan saham teknologi memimpin penurunan. Kekhawatiran akan kehancuran seperti dotcom,...
Perak bergerak di kisaran tinggi (kontrak Desember COMEX sekitar $48-49/oz) seiring sentimen "risk-off" meluas dan dolar AS melemah. Data PHK versi Challenger yang melonjak tajam pada Oktober meningkatkan keyakinan pasar bahwa The Fed bisa memangkas suku bunga lebih cepat, sehingga mendongkrak minat ke logam mulia. Namun reli perak cenderung lebih kalem dibanding emas karena perak juga sangat bergantung pada siklus industri. Dari sisi fundamental, keseimbangan pasar jangka menengah tetap ketat: The Silver Institute memperkirakan defisit pasokan berlanjut pada 2025, meski ada "thrifting"...
Emas menguat di sesi Asia seiring munculnya tanda-tanda rapuhnya ekonomi AS. Perusahaan-perusahaan AS melaporkan rencana pemangkasan lebih dari 150.000 pekerjaan pada bulan lalu-nyaris tiga kali lipat dibanding September-menurut konsultan Challenger, Gray & Christmas. Data ini menambah kekhawatiran pasar dan mendorong minat pada aset lindung nilai. Di saat yang sama, penutupan pemerintah AS memasuki hari ke-37. Dampaknya makin terasa: Otoritas Penerbangan Federal (FAA) memerintahkan pengurangan lalu lintas 10% di 40 bandara. Kebijakan ini memperkuat sinyal perlambatan aktivitas,...
Harga minyak bergerak naik tipis tapi masih di jalur penurunan mingguan kedua. West Texas Intermediate (WTI) sempat mendekati $60 per barel, sementara Brent stabil di kisaran $63 pada Kamis. Meski begitu, keduanya masih mengarah turun sekitar 2% secara mingguan. Pemicunya adalah pasokan global bertambah. Produksi OPEC+ naik tipis setelah beberapa anggota utama kembali menyalurkan suplai, ditambah kenaikan output dari Brasil dan AS. Sepanjang tahun ini WTI sudah melemah sekitar 17%. Badan Energi Internasional (IEA) bulan lalu juga memperkirakan kelebihan pasokan tahun depan bakal mencetak...
Harga minyak turun pada hari Kamis karena investor mempertimbangkan potensi kelebihan pasokan, serta melemahnya permintaan di Amerika Serikat, konsumen minyak terbesar dunia. Harga minyak mentah Brent berjangka ditutup turun 14 sen, atau 0,22%, menjadi $63,38 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup turun 17 sen, atau 0,29%, menjadi $59,43. Harga minyak global turun untuk bulan ketiga berturut-turut di bulan Oktober di tengah kekhawatiran kelebihan pasokan karena OPEC dan sekutunya - yang dikenal sebagai OPEC+ - meningkatkan produksi sementara produksi dari...
Emas menguat di awal perdagangan Asia. Terdapat tren kenaikan komoditas yang luas, didorong oleh ketidakpastian makro, pelemahan dolar, dan permintaan yang terus berlanjut untuk aset "keras", ujar...
Harga minyak terus menurun setelah OPEC+ menyetujui peningkatan produksi yang lebih besar dari perkiraan bulan depan, yang menimbulkan kekhawatiran tentang kelebihan pasokan, sementara tarif AS...
Yen Jepang (JPY) melemah terhadap mata uang AS dan membalikkan sebagian pemulihan hari Jumat dari level terendah sejak 23 Juli menyusul pernyataan Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda. Ueda tidak...