
Dolar AS (USD) masih tertekan di awal sesi perdagangan Amerika pada hari Selasa. Saat berita ini ditulis, Indeks USD turun 0,2% hari ini ke level 99,97.
Dengan dibukanya kembali Pemerintah AS setelah penutupan selama 43 hari, badan-badan federal berupaya keras untuk merilis serangkaian data ekonomi makro yang tertunda. Fokus hari ini adalah laporan Penjualan Ritel AS bulan September.
Referensi terbaru, yang dirilis lebih dari dua bulan lalu, menunjukkan peningkatan yang kuat dalam konsumsi ritel, dengan kenaikan bulanan sebesar 0,6% yang melampaui ekspektasi pasar dan meredakan kekhawatiran tentang memburuknya pasar tenaga kerja. Demikian pula, Penjualan Ritel inti tumbuh pada tingkat yang lebih tinggi dari perkiraan sebesar 0,7%.
Biro Sensus AS akan merilis Penjualan Ritel Amerika Serikat (AS) untuk bulan September pada hari Selasa, pukul 13.30 GMT. Konsumsi ritel, ukuran utama belanja konsumen, diperkirakan mengalami perlambatan pertumbuhan menjadi 0,4%, setelah kenaikan 0,6% di bulan Agustus. Senada dengan itu, Penjualan Ritel (tidak termasuk otomotif) diperkirakan tumbuh sebesar 0,4% per bulan, turun dari 0,7% di bulan sebelumnya.(cay)
Sumber: Fxstreet
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...