
Dolar AS menguat tipis untuk pertama kalinya dalam sepekan. Pemicunya: peluang besar shutdown AS segera berakhir, jadi pasar berharap rilis data ekonomi (kayak NFP, CPI, dll.) bakal jalan lagi. Indeks Spot Dolar Bloomberg naik 0,1%, sementara kontrak Treasury futures relatif datar karena pasar obligasi tutup libur AS. Yen jadi yang paling lemah di antara G10.
Biaya opsi 1-bulan untuk Indeks Spot Dolar Bloomberg naik ke level tertinggi hampir sepekan-tanda pasar bersiap volatilitas saat data balik rilis. Senat sudah meloloskan pendanaan sementara, didukung delapan Demokrat sentris, bikin skenario pemerintah buka lagi secepatnya. Kata Credit Agricole, kabar ini kasih dorongan kecil ke USD, tapi tekanan pendanaan dolar yang muncul selama shutdown juga bisa mereda setelah pemerintah buka-bisa jadi penahan kenaikan USD berikutnya.
Soal jadwal data, Morgan Stanley perkirakan Payrolls September keluar sekitar 3 hari kerja setelah shutdown berakhir. Data besar lainnya untuk September butuh 1“2 minggu tambahan. Untuk data Oktober, prosesnya kemungkinan lebih lama karena pengumpulan data sempat terganggu-bahkan bisa tidak sempat masuk ke bahan rapat FOMC Desember. Artinya, USD dapat dorongan jangka pendek, tapi arah berikutnya bakal sangat tergantung kualitas (dan timing) data yang akhirnya rilis. (az)
Sumber: Newsmaker.id
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...