Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar AS Menguat Seiring Meredanya Kekhawatiran Perbankan
Tuesday, 21 October 2025 17:09 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Dolar AS sedikit menguat pada hari Selasa, setelah sebelumnya mengalami kerugian akibat sektor perbankan. Prospek perundingan perdagangan antara AS dan Tiongkok yang akan datang membantu meredakan beberapa kekhawatiran atas perang dagang yang kembali terjadi.

Indeks Dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang lainnya, diperdagangkan 0,2% lebih tinggi ke level 98,570, setelah mencatat penurunan lima hari terbesar sejak akhir Juli pekan lalu.

Dolar Stabil Setelah Kekhawatiran Perbankan
Perhatian di pasar valuta asing telah beralih dari kekhawatiran tentang kondisi sektor perbankan AS, dengan ekuitas AS melanjutkan pemulihan seiring meredanya kekhawatiran pasar kredit.

"Laporan pendapatan Zions Bank solid, terlepas dari kerugian yang terkait dengan penipuan, meskipun pengawasan tetap ketat terhadap tanda-tanda lain dari tekanan kredit dalam sistem," kata analis ING, Francesco Pesole, dalam sebuah catatan.

Dolar AS menguat karena melemahnya yen Jepang [lihat di bawah], tetapi juga karena ekspektasi bahwa Presiden AS Donald Trump akan dapat mencapai kesepakatan perdagangan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada pertemuan keduanya di sela-sela konferensi ekonomi di Korea Selatan minggu depan.

Ketegangan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia ini telah membebani kepercayaan global, dengan perselisihan mengenai tarif, teknologi, dan akses pasar yang sebagian besar masih belum terselesaikan.

Selain itu, penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett mengatakan bahwa penutupan pemerintah federal AS selama 20 hari kemungkinan akan berakhir minggu ini.

"Tidak banyak yang berubah terkait ketegangan perdagangan AS-Tiongkok menjelang pertemuan yang dijadwalkan akhir bulan antara Trump dan Xi," tambah Pesole, "dengan pendekatan yang tampaknya menunggu dan melihat yang dibumbui dengan optimisme yang hati-hati bahwa Trump akan mendapatkan kesepakatan dari Tiongkok.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS