
Dolar AS menguat tipis pada hari Senin, rebound setelah melemah pekan lalu, meskipun sentimen pasar tetap waspada menjelang data inflasi utama dan di tengah kekhawatiran atas kesehatan sektor perbankan regional AS.
Data IHK AS akan dirilis
Mata uang AS telah stabil didorong oleh rebound di Wall Street meskipun pengawasan pasar terhadap bank-bank regional AS kembali tiba-tiba, setelah dua pemberi pinjaman, Zions dan Western Alliance Bancorp, melaporkan masalah pinjaman yang terkait dengan penipuan.
"Kekhawatiran tentang kesehatan bank-bank regional dan kualitas kredit yang lebih luas di AS tetap sangat sentral bagi pasar valuta asing," kata analis di ING, dalam sebuah catatan.
"Indikasi bahwa masalah pinjaman tidak meluas melampaui Zions Bancorp dan Western Alliance dapat memberikan sedikit dukungan lebih lanjut bagi dolar, tetapi mungkin tidak cukup untuk sepenuhnya mengatasi kekhawatiran tentang kesehatan pasar kredit dan membuat dolar AS mendapatkan kembali semua kerugiannya."
Di tempat lain, Biro Statistik Tenaga Kerja AS diperkirakan akan merilis indeks harga konsumen bulan September yang tertunda pada hari Jumat, meskipun penutupan pemerintah AS masih berlangsung.
"Kami sejalan dengan konsensus dalam memperkirakan pembacaan inti 0,3% MoM yang selanjutnya akan mendukung pemangkasan suku bunga sebesar 25bps oleh The Fed minggu depan," kata ING. "Kecuali terdapat deviasi signifikan dari konsensus, rilis inflasi ini seharusnya tidak memiliki implikasi valuta asing yang besar, karena pasar tenaga kerja memainkan peran yang lebih penting dalam ekspektasi suku bunga."(Cay)
Sumber: Investmg.com
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...