Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Stagnan di tengah perdagangan yang fluktuatif
Monday, 13 October 2025 18:35 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Dolar AS menemukan support di area 98,80 setelah melemah dari kisaran tengah 99,00 pada hari Jumat, menyusul ancaman Trump untuk mengenakan tarif 100% terhadap Tiongkok. Indeks memangkas kerugian pada hari Senin tetapi kesulitan untuk berkonsolidasi di atas level 99,00 dengan sebagian besar mata uang diperdagangkan secara fluktuatif dan fluktuatif:

Presiden AS Donald Trump membuat investor khawatir pada hari Jumat, mengumumkan pungutan 100% terhadap ekspor Tiongkok sebagai balasan atas pembatasan perdagangan logam tanah jarang, dan mencoba mendinginkan situasi pada hari Minggu dengan unggahan yang lebih lunak di media sosial yang mengecilkan kemungkinan tersebut.

Namun, investor tetap waspada. Otoritas Tiongkok membela pembatasan ekspor logam langka ke negara-negara Barat dan menegaskan bahwa mereka akan mengambil tindakan balasan jika tarif Trump akhirnya diterapkan.

Sementara itu, penutupan pemerintah Federal AS memasuki minggu ketiga tanpa solusi yang terlihat. Para investor praktis sepenuhnya memperhitungkan kemungkinan penurunan suku bunga seperempat poin pada akhir Oktober dan kemungkinan besar penurunan suku bunga lagi pada bulan Desember. Pada hari Kamis, Ketua Federal Reserve Jerome Powell akan naik panggung dan mungkin akan memberikan wawasan lebih lanjut mengenai hal tersebut.

Di seberang lautan, upaya terbaru Presiden Prancis Macron untuk membentuk pemerintahan tidak menunjukkan banyak perbedaan dari upaya yang hanya berlangsung 14 jam minggu lalu. Di Jepang, Partai Komeito mengonfirmasi keluarnya dari koalisi yang berkuasa, yang membawa negara tersebut ke dalam krisis politik yang lebih dalam. Perkembangan ini memicu penghindaran risiko dan mencegah Dolar AS melemah lebih lanjut.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS