Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Bertahan, Spekulasi Pemangkasan Suku Bunga Menguat
Thursday, 4 September 2025 16:46 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Dolar AS stabil pada hari Kamis(4/9) di tengah pekan yang bergejolak karena investor menghadapi pasar obligasi yang rapuh dan data yang menunjukkan melemahnya pasar tenaga kerja, yang telah memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga bulan ini.

Dengan fokus The Fed pada ketenagakerjaan, laporan ketenagakerjaan penting hari Jumat akan membantu menetapkan ekspektasi untuk beberapa pertemuan kebijakan bank sentral berikutnya. Data hari Rabu menunjukkan lowongan pekerjaan turun ke level terendah dalam 10 bulan pada bulan Juli, meskipun PHK tetap relatif rendah. Survei terpisah tentang ketenagakerjaan sektor swasta dan PHK bulanan akan dirilis pada hari Kamis.

Para pedagang memperkirakan peluang hampir 100% The Fed akan memangkas suku bunga akhir bulan ini, naik dari 89% seminggu yang lalu, menurut CME FedWatch. Mereka juga memperkirakan pelonggaran sebesar 139 basis poin pada akhir tahun depan.

Dolar sedikit menguat dalam perdagangan yang relatif stabil, mencerminkan kehati-hatian investor dalam mengambil langkah besar menjelang laporan penggajian hari Jumat. Euro bertahan kuat di $1,1655, begitu pula sterling, di $1,3445, tepat di atas level terendah empat minggu pada hari Rabu.

Indeks dolar, yang mengukur mata uang AS terhadap enam mata uang lainnya, sedikit menguat di level 98,23. Yen Jepang melemah, membuat dolar menguat 0,2% di level 148,33.

Beberapa pejabat Federal Reserve mengatakan kekhawatiran pasar tenaga kerja terus memperkuat pandangan mereka bahwa pemotongan suku bunga masih akan dilakukan oleh bank sentral, meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga yang akan segera terjadi.

James Knightley, kepala ekonom internasional ING, mengatakan bahwa The Fed kemungkinan besar akan memangkas suku bunga secara signifikan dalam beberapa bulan mendatang dengan sedikit tekanan inflasi dari pasar tenaga kerja. "Kami memperkirakan mereka akan memangkas 25 basis poin pada pertemuan FOMC bulan September, Oktober, dan Desember," ujarnya. The Fed dijadwalkan bertemu pada 16 dan 17 September.(alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS