Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Safe Haven Diburu, Dolar AS Menguat Tajam
Tuesday, 2 September 2025 19:21 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Dolar menguat tertinggi dalam sebulan, karena investor mencari safe haven di tengah pelemahan pasar saham dan obligasi global.

Indeks Spot Dolar Bloomberg naik hingga 0,7%, kenaikan intraday terbesar sejak 30 Juli. Mata uang ini menguat terhadap semua mata uang negara-negara G-10, dengan yen Jepang dan pound Inggris melemah tajam.

Para pedagang mengharapkan stabilitas dolar yang relatif tinggi di hari yang didominasi oleh berita utama tentang anggaran Inggris yang genting dan potensi pergolakan politik di Jepang. Meskipun ada prospek angka ketenagakerjaan yang lebih rendah, dolar dapat memperoleh dukungan dari apresiasi yuan yang terhenti, potensi tarif BRICS, dan penguatan musiman khasnya di bulan September, menurut analis ING Bank, termasuk Chris Turner.

Pasar Inggris Merosot Akibat Kekhawatiran Utang Mendorong Imbal Hasil 30 Tahun ke Level Tertinggi 1998 Poundsterling merosot 1,2% menjadi $1,3379. Imbal hasil acuan 10 tahun Inggris adalah yang tertinggi di antara negara-negara G7 dan meningkatnya biaya utang mengancam memperburuk kondisi fiskal yang sulit yang dihadapi Menteri Keuangan Rachel Reeves menjelang anggaran musim gugurnya.

Yen juga berkinerja buruk, turun lebih dari 1% menjadi 148,79 per dolar, level terendah dalam sebulan. Tekanan meningkat setelah laporan bahwa Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Liberal yang berkuasa, Moriyama, berencana untuk mundur. Sementara itu, komentar dari Deputi Gubernur Bank of Japan, Ryozo Himino, tidak memberikan banyak sinyal hawkish.

Pihak Berkuasa PM Jepang Berniat Mundur Akibat Kemunduran Pemilu Biaya lindung nilai mata uang meningkat di seluruh jatuh tempo, dengan permintaan untuk opsi jangka pendek menonjol karena para pedagang bersiap menjelang laporan penggajian AS hari Jumat.(alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS