
Indeks dolar berada di kisaran 97,8 pada hari Senin(1/9), mendekati level terendah satu bulan, karena para trader menanti sejumlah data pasar tenaga kerja minggu ini yang diperkirakan akan memengaruhi keputusan kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) berikutnya.
Data Penting yang Dinantikan Minggu Ini:
Laporan ketenagakerjaan Agustus (Nonfarm Payrolls) “ Jumat
Tingkat pengangguran
Data lowongan pekerjaan (JOLTS)
Payroll swasta (ADP)
Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) yang dirilis Jumat lalu mengonfirmasi adanya kenaikan harga yang berkelanjutan, sehingga menambah ketidakpastian terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga.
Meski begitu, pasar masih memperkirakan sekitar 88% kemungkinan bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan bulan ini.Pengadilan banding federal AS menyatakan bahwa sebagian besar tarif "timbal balik" era Presiden Donald Trump adalah ilegal. Pemerintah diberi waktu hingga 14 Oktober untuk mengajukan banding ke Mahkamah Agung AS.
Diperkirakan akan sepi karena pasar AS libur pada hari Senin dalam rangka Hari Buruh (Labor Day).
Sumber: Trading Economics
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...