Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Menguat Setelah Pelemahan Awal
Wednesday, 27 August 2025 04:34 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Dolar AS diperdagangkan relatif stabil pada hari Selasa dalam perdagangan yang volatil, setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan pemecatan Gubernur The Fed Lisa Cook, dalam serangan terbarunya terhadap independensi bank sentral AS.

Pada pukul 04:35 ET (08:35 GMT), Indeks Dolar, yang melacak greenback terhadap sekeranjang enam mata uang lainnya, diperdagangkan relatif stabil di 98,320, pulih setelah jatuh hingga 0,4% setelah pengumuman Trump.

Hal ini menyusul mata uang AS yang mencatat kenaikan harian terbesarnya bulan ini pada hari Senin.

Independensi The Fed Dipertanyakan
Trump mengatakan dalam suratnya kepada Cook bahwa ia memecat gubernur tersebut atas dugaan penyimpangan dalam memperoleh pinjaman hipotek. Menanggapi hal tersebut, Cook mengatakan Trump tidak memiliki wewenang untuk memecatnya dari bank sentral, dan ia tidak akan mengundurkan diri.

Belum pernah ada presiden yang mencoba mencopot gubernur The Fed sebelumnya, jadi apa yang akan terjadi selanjutnya masih belum jelas, tetapi kemungkinan besar gugatan Cook terhadap pemecatan Trump akan berakhir di Mahkamah Agung.

"Setelah pengunduran diri Adriana Kugler dan penunjukan Stephen Miran, dewan pengurus yang berpengaruh mulai condong ke arah Trump. Investor secara alami akan semakin mempertanyakan independensi The Fed, yang akan mengakibatkan kurva imbal hasil yang lebih curam dan dolar yang lebih lemah," kata analis di ING, dalam sebuah catatan.

Di luar politik, kalender data AS minggu ini menampilkan data kepercayaan konsumen AS hari ini, revisi PDB kuartal kedua pada hari Kamis, dan inflasi inti PCE pada hari Jumat.

"Kita juga akan mendengar pidato penting tentang kebijakan moneter dari Christopher Waller dari The Fed pada hari Kamis," tambah ING. "Dia memilih penurunan suku bunga pada bulan Juli dan dipandang sebagai salah satu kandidat terdepan untuk menggantikan Powell sebagai Ketua The Fed Mei mendatang."(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS