Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar AS Tertahan, Pasar Cermati The Fed
Tuesday, 26 August 2025 15:34 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama, stabil setelah pulih dari penurunan harian dan diperdagangkan di sekitar 98,40 selama sesi Eropa pada hari Selasa (26/8). Dolar AS kemungkinan akan menguat lebih lanjut karena imbal hasil Amerika Serikat (AS) dapat menarik modal asing ke obligasi AS dan aset berdenominasi USD lainnya. Imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 2 dan 10 tahun masing-masing berada di level 3,70% dan 4,30% pada saat artikel ini ditulis.

Namun, Dolar AS melemah karena komentar Presiden AS Donald Trump menimbulkan kekhawatiran atas independensi Federal Reserve (The Fed). Trump mengunggah surat di media sosial pada Selasa pagi, yang menyatakan bahwa ia mencopot Cook dari jabatannya di dewan direksi The Fed. Namun, Cook mengatakan bahwa ia tidak akan mengundurkan diri dan akan terus menjalankan tugasnya, menurut Reuters.

Keluarnya Gubernur Fed Cook akan memungkinkan Trump untuk menunjuk penggantinya, membantunya memegang kendali lebih besar atas kebijakan Fed. Lebih lanjut, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan pada simposium Jackson Hole pekan lalu bahwa risiko terhadap pasar tenaga kerja meningkat, tetapi juga mencatat inflasi tetap menjadi ancaman dan bahwa keputusan kebijakan belum final. Para pedagang kemungkinan akan menunggu rilis data Produk Domestik Bruto AS Tahunan Kuartal 2 dan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi bulan Juli, yang merupakan tolok ukur inflasi pilihan Fed.

Trump juga mengancam akan mengenakan tarif 200% atas barang-barang Tiongkok jika Beijing menolak memasok magnet ke Amerika Serikat (AS). Lebih lanjut, ia memperingatkan potensi tarif tambahan dan pembatasan ekspor pada teknologi canggih dan semikonduktor sebagai balasan terhadap pajak layanan digital yang menargetkan perusahaan teknologi Amerika.(alg)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS