Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar berfluktuasi,Menunggu Hasil Pertemuan Jackson Hole
Wednesday, 20 August 2025 04:20 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Dolar bervariasi pada hari Selasa karena para pedagang menunggu Simposium Kebijakan Ekonomi Jackson Hole yang diselenggarakan Federal Reserve akhir pekan ini untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang kebijakan suku bunga AS.

Pidato Ketua Fed Jerome Powell pada hari Jumat menjadi fokus utama minggu ini, dengan sedikit data ekonomi utama yang dapat mendorong arah pasar. Para pedagang mengamati apakah Powell akan menolak perkiraan pasar atas penurunan suku bunga pada bulan September.

Para pedagang meningkatkan taruhan mereka pada penurunan suku bunga pada pertemuan Fed 16-17 September setelah laporan pekerjaan bulan Juli yang lemah, dan karena laporan inflasi harga konsumen bulan lalu menunjukkan tekanan kenaikan yang terbatas dari tarif.

Namun, data harga produsen bulan Juli yang lebih tinggi dari perkiraan telah meredam beberapa ekspektasi penurunan suku bunga. Powell mengatakan ia enggan untuk menurunkan suku bunga karena perkiraan peningkatan inflasi musim panas ini akibat tarif.

"Minggu lalu, ketika kami memperkirakan sekitar 25 basis poin untuk bulan September, dan lebih dari dua kali pemotongan suku bunga untuk sisa tahun ini, mungkin ada risiko bahwa pidato Powell akan mengecewakan ekspektasi tersebut jika beliau tidak cukup jelas dalam berkomitmen untuk pemotongan suku bunga di bulan September," kata Vassili Serebriakov, ahli strategi valas dan makro di UBS di New York.

"Sekarang setelah kami memperkirakan sekitar 20 basis poin untuk bulan September dan sedikit di atas 50 basis poin untuk sisa tahun ini, saya pikir risikonya jauh lebih seimbang," tambah Serebriakov.

Para pedagang memperkirakan pemotongan suku bunga sebesar 54 basis poin hingga akhir tahun.

The Fed juga akan merilis risalah rapat dari pertemuan 29-30 Juli pada hari Rabu, meskipun risalah tersebut mungkin memberikan wawasan yang terbatas karena pertemuan tersebut diadakan sebelum laporan ketenagakerjaan bulan Juli yang lemah.

Data pada hari Selasa menunjukkan peletakan batu pertama untuk rumah keluarga tunggal baru di AS dan izin untuk konstruksi di masa mendatang meningkat pada bulan Juli meskipun suku bunga KPR yang tinggi dan ketidakpastian ekonomi terus menghambat pembelian rumah.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang termasuk yen dan euro, terakhir naik 0,15% pada hari itu di level 98,27, sementara euro melemah 0,12% ke level $1,1646.

Terhadap yen Jepang, dolar melemah 0,22% menjadi 147,54.

Pergerakan mata uang relatif tenang selama beberapa minggu terakhir menyusul penurunan tajam dolar pada paruh pertama tahun ini.

"Ada sedikit penurunan risiko di valuta asing selama musim panas dan sekarang investor hanya menunggu katalis yang lebih jelas untuk pergerakan selanjutnya," kata Serebriakov.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS