Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Geopolitik & The Fed, Dolar Bersiap untuk Pekan Sibuk
Monday, 18 August 2025 13:18 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Dolar stabil pada hari Senin(18/8) menjelang pertemuan penting antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, sementara investor juga menantikan simposium Jackson Hole Federal Reserve untuk mendapatkan lebih banyak petunjuk kebijakan.

Pergerakan mata uang relatif tenang di sesi Asia, meski dolar menghentikan penurunannya dari pekan lalu seiring para pedagang memangkas lebih lanjut taruhan pada pemangkasan suku bunga jumbo oleh The Fed bulan depan.

Euro nyaris tidak berubah di $1,1704, sementara poundsterling naik tipis 0,1% menjadi $1,3563.
Terhadap sekeranjang mata uang, dolar stabil di 97,85, setelah turun 0,4% minggu lalu.

Pasar kini memperkirakan peluang sebesar 84% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga sebesar seperempat poin bulan depan, turun dari 98% pekan lalu, setelah rilis sejumlah data termasuk lonjakan harga grosir AS bulan lalu dan kenaikan solid penjualan ritel Juli yang memperkecil kemungkinan pemangkasan 50 basis poin.

"Meski data tidak semuanya menunjukkan arah yang sama, ekonomi AS tampaknya dalam kondisi cukup baik pada kuartal ketiga," kata Bill Adams, Kepala Ekonom Comerica Bank.
"The Fed kemungkinan akan memangkas suku bunga pada akhir tahun, baik di September-seperti yang saat ini dihitung pasar atau beberapa bulan setelahnya, sebagaimana diperkirakan oleh Comerica."

Agenda utama bagi investor pada hari Senin adalah pertemuan antara Trump dan Zelenskiy, yang juga akan dihadiri beberapa pemimpin Eropa, saat Washington menekan Ukraina untuk menerima kesepakatan damai cepat guna mengakhiri perang paling mematikan di Eropa dalam 80 tahun.

Trump mendesak Zelenskiy untuk mencapai kesepakatan setelah pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska, di mana ia tampak lebih sejalan dengan Moskow dalam mencari perjanjian damai ketimbang gencatan senjata terlebih dahulu.

Agenda penting lain bagi pasar minggu ini adalah simposium tahunan Federal Reserve di Kansas City pada 21“23 Agustus, di mana Ketua The Fed Jerome Powell dijadwalkan berbicara mengenai prospek ekonomi dan kerangka kebijakan bank sentral.

"Saya pikir Powell juga akan membahas kondisi ekonomi saat ini di AS, dan itu akan lebih relevan bagi kebijakan, lebih menarik bagi pasar," kata Joseph Capurso, Kepala Ekonomi Internasional dan Keberlanjutan di Commonwealth Bank of Australia.
"Mengingat harga pasar saat ini sangat tinggi untuk pemangkasan suku bunga di September, saya pikir risikonya adalah Powell akan terdengar hawkish, atau dipersepsikan hawkish, jika ia menyampaikan pandangan seimbang tentang ekonomi AS."

Dalam mata uang lain, dolar naik 0,14% terhadap yen ke 147,37, setelah turun sekitar 0,4% minggu lalu. Pemerintah Jepang pada Jumat lalu mengabaikan komentar jarang dan eksplisit dari Menteri Keuangan AS Scott Bessent, yang mengatakan Bank of Japan "tertinggal dalam kebijakan"-sebuah pernyataan yang tampaknya dimaksudkan untuk menekan bank sentral agar menaikkan suku bunga.

Dolar Australia naik 0,17% menjadi $0,6519, sementara dolar Selandia Baru naik 0,25% menjadi $0,5940, setelah turun 0,5% pekan lalu. (azf)

Sumber:Investing.com

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS