
Indeks dolar menguat saat para pedagang menunggu komentar dari pejabat Federal Reserve untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan bank sentral setelah angka inflasi yang rendah meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga bulan depan.
Indeks Spot Dolar Bloomberg sedikit berubah setelah penurunan 0,4% pada hari Selasa. Presiden The Fed Chicago Austan Goolsbee dan Presiden The Fed Atlanta Raphael Bostic dijadwalkan akan berbicara di kemudian hari. "Konsolidasi dolar AS baru-baru ini di Asia mencerminkan pasar yang dengan cermat mempertimbangkan data yang masuk dan sinyal kebijakan yang berkembang," kata Shier Lee Lim, kepala strategi makro di Convera di Singapura. IHK yang lebih rendah dari perkiraan telah berkontribusi pada risiko terhadap lingkungan.
Namun, komentar The Fed baru-baru ini menunjukkan bahwa para pejabat kemungkinan akan tetap waspada mengingat inflasi jasa tetap "kuat". "Untuk saat ini, saya melihat dolar berkonsolidasi hingga sinyal yang lebih jelas muncul dari data mendatang dan komentar bank sentral."
Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor dua tahun stabil setelah penurunan empat basis poin pada hari Senin. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dan para pemimpin Prancis, Jerman, Inggris, Italia, Polandia, dan Finlandia akan mengadakan panggilan telepon dengan Presiden Donald Trump pada hari Rabu nanti. Zelenskiy mengatakan dia tidak akan menyerahkan wilayah timur Donbas kepada Rusia menjelang pertemuan puncak yang direncanakan antara para pemimpin AS dan Rusia pada hari Jumat.
USD/JPY naik tipis 0,1% menjadi 148. Lelang obligasi pemerintah Jepang bertenor lima tahun menunjukkan rasio permintaan yang lebih lemah daripada rata-rata 12 bulan. Rasio tersebut merupakan yang terendah sejak 2020 AUD/USD stabil di 0,6530 NZD/USD naik tipis 0,1% menjadi 0,5959 EUR/USD naik tipis kurang dari 0,1% menjadi 1,1686 GBP/USD sedikit berubah pada 1,3504 Anda ingin berita lebih lanjut tentang pasar ini? Klik di sini untuk saluran First Word yang dikurasi dengan berita yang dapat ditindaklanjuti dari Bloomberg dan sumber pilihan.(alg)
Sumber: Bloomberg
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...