Tuesday, 27 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar melemah karena data inflasi AS
Wednesday, 13 August 2025 04:10 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Dolar melemah secara keseluruhan pada hari Selasa setelah data menunjukkan bahwa harga konsumen AS meningkat moderat pada bulan Juli, sehingga tetap membuka kemungkinan pemangkasan suku bunga Federal Reserve bulan depan.

Indeks harga konsumen naik 0,2% bulan lalu setelah naik 0,3% pada bulan Juni, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja Departemen Tenaga Kerja pada hari Selasa.

Dalam 12 bulan hingga Juli, IHK naik 2,7% setelah naik 2,7% pada bulan Juni. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan IHK naik 0,2% dan meningkat 2,8% secara tahunan.

"Inflasi yang mendasari tetap terkendali, memberikan ruang bagi para pembuat kebijakan untuk bermanuver dalam merespons tanda-tanda pelemahan yang mulai terjadi di pasar tenaga kerja," ujar Karl Schamotta, kepala strategi pasar di Corpay.

"Ketua Powell seharusnya mengajukan pemangkasan suku bunga di bulan September ketika beliau berpidato di Jackson Hole pada tanggal 21," kata Schamotta, merujuk pada Simposium Ekonomi Jackson Hole yang akan diselenggarakan oleh The Fed akhir bulan ini.

Pasar valuta asing sebelumnya berada dalam pola bertahan karena meningkatnya ekspektasi bahwa pembacaan moderat pada tekanan harga AS dapat memperkuat taruhan untuk penurunan suku bunga The Fed bulan depan, yang meningkat setelah data penggajian yang lemah minggu lalu.

"Jika The Fed melanjutkan pemangkasan suku bunga secara berturut-turut, perbedaan suku bunga kebijakan dengan negara-negara lain dapat menyempit dengan cepat, membebani USD terhadap mata uang berimbal hasil lebih tinggi," ujar Fawad Razaqzada, analis di Forex.com, dalam sebuah catatan.

Euro menghapus pelemahan sebelumnya terhadap dolar dan diperdagangkan naik 0,4% di $1,16663. Dolar AS melemah 0,3% terhadap yen Jepang dan diperdagangkan di 147,74 yen.

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS