Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar AS Perkasa, Pasar Tunggu Kejutan Data NFP
Friday, 1 August 2025 13:08 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama, tetap menguat untuk hari ketujuh berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 100,00 selama sesi Asia pada hari Jumat(1/8).

Penguatan Greenback terjadi setelah laporan Indeks Harga Konsumsi Pribadi (PCE) AS menunjukkan bahwa tekanan inflasi kemungkinan akan meningkat pada paruh kedua tahun 2025. Hal ini diperkirakan akan menunda pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) hingga setidaknya bulan Oktober. Para pelaku pasar kini menantikan rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang dijadwalkan pada sesi Amerika Utara, dengan ekspektasi tetap berada di wilayah positif untuk bulan Juli.

Namun, sentimen pasar tetap berhati-hati setelah Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif yang lebih tinggi terhadap mitra dagang AS, yang akan mulai berlaku pada tanggal 1 Agustus. Pada hari Kamis, Trump menandatangani perintah eksekutif untuk mengenakan tarif antara 10% hingga 41% atas impor AS dari puluhan negara dan wilayah asing, termasuk Kanada, India, dan Taiwan, yang gagal mencapai batas waktu perjanjian dagang, menurut Reuters.

Biro Analisis Ekonomi AS (BEA) melaporkan pada hari Kamis bahwa inflasi inti PCE AS naik pada bulan Juni, meningkat 0,3% secara bulanan (MoM), sesuai dengan ekspektasi sebagian besar pelaku pasar. Secara tahunan (YoY), inflasi PCE meningkat menjadi 2,6%, lebih tinggi dari perkiraan tetap di 2,5%.

Sementara itu, Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) merilis data Klaim Awal Tunjangan Pengangguran, yaitu jumlah warga AS yang mengajukan permohonan pertama untuk asuransi pengangguran, yang meningkat menjadi 218.000 untuk pekan yang berakhir pada 26 Juli. Angka ini sedikit lebih rendah dari perkiraan awal (224.000), dan sedikit lebih tinggi dari minggu sebelumnya yang tercatat 217.000. (azf)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS