
Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama, stabil setelah mencatat kenaikan lebih dari 0,50% pada sesi sebelumnya.
DXY diperdagangkan sekitar 99,60 selama jam-jam Eropa pada hari Rabu. Para pedagang menunggu Risalah FOMC yang akan dirilis pada sesi Amerika Utara.
Dolar AS memperoleh dukungan di tengah meningkatnya optimisme di antara konsumen AS setelah Indeks Kepercayaan Konsumen Dewan Konferensi naik menjadi 98,0 pada bulan Mei dari pembacaan sebelumnya 86,0.
Selain itu, munculnya optimisme pasar obligasi mendukung Greenback, didorong oleh rencana Jepang untuk potensi pemotongan penerbitan utang pemerintah.
Selain itu, Greenback menerima dukungan karena imbal hasil AS turun, didorong oleh tekanan pada imbal hasil global setelah indikasi Jepang tentang potensi pemotongan penerbitan utang pemerintah, yang telah mendorong pasar obligasi global. Pada hari Senin, Kementerian Keuangan Jepang meminta masukan dari para pelaku pasar mengenai penerbitan obligasi dan situasi pasar saat ini, menurut Bloomberg.
Pemerintah Jepang berpotensi merasa khawatir karena imbal hasil obligasi jangka panjang melonjak, dengan imbal hasil obligasi 20 tahun mencapai titik tertinggi dalam sejarah minggu lalu. (zif)
Sumber: FXStreet
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...