
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama, memperpanjang kenaikannya untuk hari ketiga berturut-turut di tengah membaiknya imbal hasil Treasury.
DXY diperdagangkan di dekat 104,00 dengan imbal hasil 2 dan 10 tahun pada obligasi Treasury AS masing-masing berada di 3,96% dan 4,29%, selama jam Asia pada hari Jumat.
Greenback menguat setelah klaim pengangguran yang lebih baik dari perkiraan dan data Indeks Harga Produsen (PPI) yang lebih lemah dari yang diantisipasi dirilis pada hari Kamis.
Pedagang sekarang menunggu Indeks Sentimen Konsumen Michigan awal untuk bulan Maret, yang akan dirilis di sesi Amerika Utara.
Di pasar tenaga kerja, Klaim Pengangguran Awal AS mencapai 220.000 untuk minggu yang berakhir pada tanggal 7 Maret, di bawah yang diharapkan 225.000. Klaim berkelanjutan juga turun menjadi 1,87 juta, mengalahkan perkiraan 1,90 juta, menandakan pasar kerja AS yang tangguh.
Sementara itu, tekanan inflasi semakin mereda. PPI AS naik 3,2% tahun-ke-tahun pada bulan Februari, turun dari 3,7% pada bulan Januari dan di bawah perkiraan pasar sebesar 3,3%. PPI inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, meningkat 3,4% per tahun, dibandingkan dengan 3,8% pada bulan sebelumnya. Secara bulanan, PPI utama tetap tidak berubah, sementara PPI inti turun tipis sebesar 0,1%. (Newsmaker23)
Sumber: FXStreet
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...