Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar AS Mencapai Titik Terendah Baru Dalam Empat Bulan
Tuesday, 11 March 2025 20:26 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama, mencapai titik terendah yang tidak terlihat sejak Oktober 2024. Indeks diperdagangkan di atas 103,50 pada saat penulisan pada hari Selasa. Greenback menghadapi hambatan pada komentar awal Eropa dari koalisi hijau Jerman, yang dikatakan kembali ke jalur untuk mencapai kesepakatan tentang RUU belanja pertahanan Jerman. Hal ini mendorong Dolar AS (USD) lebih rendah dan mendukung Euro (EUR).

Di sisi data ekonomi, laporan Lowongan Kerja JOLTS AS untuk bulan Januari akan menjadi perhatian utama. Para pedagang sudah dihantui oleh ketakutan akan resesi, jadi penurunan lebih lanjut dalam lowongan kerja dapat menambah keyakinan itu dan melihat momentum penurunan lebih lanjut untuk DXY. Indeks Optimisme Bisnis NFIB AS untuk bulan Februari yang telah dirilis turun menjadi 100,7, meleset dari estimasi 101 dan lebih jauh turun dari pembacaan sebelumnya 102,8.

Ringkasan harian pergerakan pasar: Beberapa titik untuk dihubungkan

Pada sesi perdagangan awal Eropa, sebuah tajuk utama diterbitkan yang menyatakan bahwa pemimpin koalisi Hijau Jerman mengatakan bahwa ia berharap pada kesepakatan belanja pertahanan minggu ini, Bloomberg melaporkan. Berita ini merupakan pergeseran 180 derajat dari tajuk utama yang memicu beberapa penguatan Dolar AS (USD) pada hari Senin, di mana Partai Hijau tidak bersedia mendukung kesepakatan belanja pertahanan apa pun.

Pada pukul 14:00, laporan Lowongan Kerja JOLTS AS untuk bulan Januari akan diterbitkan. Harapannya adalah kenaikan menjadi 7,75 juta lowongan dibandingkan dengan 7,6 juta dari bulan Desember.

Ekuitas mencoba menepis malapetaka dan kesuraman dari hari Senin. Ekuitas Eropa lebih tinggi sementara kontrak berjangka AS berada di wilayah positif.

CME Fedwatch Tool memproyeksikan peluang 95,0% untuk tidak ada perubahan suku bunga dalam pertemuan Fed mendatang pada tanggal 19 Maret. Namun, peluang penurunan suku bunga pada pertemuan tanggal 7 Mei meningkat menjadi 47,8% dan menjadi 89,9% pada pertemuan bulan Juni.

Imbal hasil obligasi AS 10 tahun diperdagangkan sekitar 4,20%, turun dari level terendah hampir lima bulan sebesar 4,10% yang dicetak pada hari Selasa minggu lalu. (Newsmaker23)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS