Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Indeks Dolar AS Turun Karena Imbal Hasil Treasury Turun Menjelang NFP
Friday, 7 March 2025 14:34 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama, melanjutkan penurunannya selama lima hari berturut-turut, tertekan oleh penurunan imbal hasil Treasury AS. Ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve (Fed) yang lebih agresif di tengah kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi AS berkontribusi terhadap pelemahan tersebut. DXY diperdagangkan di sekitar 103,90 dengan imbal hasil 2 dan 10 tahun pada obligasi Treasury AS masing-masing berada di 3,94% dan 4,24%, selama jam-jam awal Eropa pada hari Jumat(07/03).

Para pedagang mencermati perkembangan perdagangan global, khususnya keputusan Kanada untuk menunda putaran kedua tarif pembalasan atas produk-produk AS hingga 2 April. Langkah ini mengikuti pengecualian Presiden AS Donald Trump atas barang-barang Meksiko dan Kanada di bawah USMCA dari tarif 25% yang diusulkannya.

Di pasar tenaga kerja, Klaim Pengangguran Awal AS untuk minggu yang berakhir pada 1 Maret turun menjadi 221 ribu, turun dari 242 ribu minggu sebelumnya, menurut Departemen Tenaga Kerja AS (DOL). Angka tersebut lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 235 ribu. Sementara itu, laporan Non-Farm Payrolls (NFP) AS yang akan datang diproyeksikan menunjukkan sedikit peningkatan, dengan penambahan pekerjaan diperkirakan akan naik menjadi 160 ribu pada bulan Februari, naik dari 143 ribu pada bulan Januari. (Newsmaker23)

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS