Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar AS Tertekan Oleh Perang Dagang Trump Saat NPC Tiongkok Dimulai
Wednesday, 5 March 2025 09:23 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Dolar AS merosot mendekati level terendah dalam tiga bulan terhadap mata uang utama lainnya pada hari Rabu sementara saham di Asia beragam setelah putaran tarif AS terbaru dan tindakan balasan dari Kanada dan Tiongkok memicu kekhawatiran akan meningkatnya perang dagang.

Yuan Tiongkok menguat dalam perdagangan luar negeri menyusul reli sekitar 0,7% pada sesi sebelumnya, saat sesi parlemen tahunan Kongres Rakyat Nasional (NPC) dimulai dengan Beijing mempertahankan target pertumbuhan ekonomi 5% untuk tahun 2025.

Euro terdorong ke level tertinggi hampir empat bulan saat partai politik Jerman menyetujui dana infrastruktur senilai 500 miliar euro. Sterling juga bertahan tinggi mendekati level tertinggi tiga bulan.

Minyak mentah merosot ke level terendah dalam enam bulan, sementara bitcoin menguat di sekitar $87.000 setelah minggu yang bergejolak.

"Kekhawatiran tentang melemahnya aktivitas ekonomi global dan AS mulai terlihat di pasar, dengan siklus yang mendorong aksi jual," kata Kyle Rodda, analis pasar keuangan senior di Capital.com.

"Ketidakpastian ini cukup membuat investor berhati-hati, dengan bisnis dan konsumen Amerika mungkin merasakan hal yang sama."

Saham Australia turun 0,9%, sementara Nikkei Jepang turun tipis 0,2%, berbalik dari kenaikan awal yang kecil.

Kontrak berjangka untuk Hang Seng Hong Kong naik 0,6%.

Semalam, S&P 500 AS turun 1,2%, tetapi kontrak berjangka naik 0,6% pada hari Rabu.

Indeks ekuitas dunia MSCI naik tipis 0,1%, tetapi tetap turun 1,9% selama seminggu.

Tarif 25% yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump untuk impor dari Meksiko dan Kanada, bersama dengan bea masuk dua kali lipat sebesar 20% untuk barang-barang Tiongkok, mulai berlaku pada hari Selasa. Tiongkok dan Kanada membalas sementara Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum berjanji akan menanggapi hal serupa, tanpa memberikan rincian lebih lanjut. (Newsmaker23)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS