Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar AS merosot lebih jauh karena ketegangan tarif meningkat
Wednesday, 5 March 2025 01:01 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, mengalami penurunan lagi pada hari Selasa, menambah kerugian hari Senin dan kehilangan dukungan utama 106,00. Investor membuang Dolar AS setelah AS mengonfirmasi tarif baru pada Kanada, Meksiko, dan China tanpa perpanjangan pada menit terakhir. Karena Kanada dan China mengumumkan tindakan balasan, yang semakin memicu volatilitas pasar.
Dolar AS jatuh di tengah perang tarif
Kanada membalas dengan tarif 25% pada barang-barang AS senilai C$30 miliar dengan lebih banyak lagi yang akan datang dalam tiga minggu. Sejalan dengan itu, China menolak tarif AS, yang menambah ketegangan perdagangan global.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent meyakinkan bahwa suku bunga akan turun dan mengharapkan produsen China untuk menyerap tarif.
Di tingkat lokal, setelah serangkaian data yang beragam, kekhawatiran meningkat atas stagflasi karena pertumbuhan yang melambat dan inflasi yang terus-menerus mengancam ekonomi AS. Mengenai langkah Federal Reserve selanjutnya, CME FedWatch Tool mengindikasikan kemungkinan yang semakin besar akan pemangkasan suku bunga Fed akhir tahun ini dengan investor semakin yakin akan pemangkasan pada bulan Juni.
Perdagangan ekuitas beragam dengan ketidakpastian atas tarif yang membebani sentimen pasar.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS