Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar AS Melemah Seiring Meredanya Pertikaian Di Ruang Oval
Monday, 3 March 2025 19:50 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama, sedikit melemah dan diperdagangkan mendekati 107,00 pada saat artikel ini ditulis pada hari Senin. Sentimen pasar membaik setelah para pemimpin Eropa, termasuk Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, menunjukkan keinginan untuk menjamin kesepakatan damai di Ukraina pada hari Minggu. Rencana tersebut kini perlu didukung oleh Amerika Serikat (AS).

Terkait data ekonomi, fokus akan tertuju pada sektor manufaktur di Amerika Serikat. Selain pembacaan akhir Indeks Manajer Pembelian (PMI) Global S&P untuk bulan Februari, Institute for Supply Management (ISM) akan merilis laporan PMI manufaktur spesifiknya. Selain tolok ukur utama, komponen Harga yang Dibayar dan Pesanan Baru dapat memberikan beberapa wawasan tentang inflasi dan bagaimana buku pesanan terlihat di sektor tersebut setelah lebih dari sebulan dipengaruhi oleh Presiden AS Trump.

Ringkasan harian penggerak pasar: Semua tentang Manufaktur

Pukul 14:45 GMT, S&P Global merilis pembacaan akhir PMI Manufaktur untuk Februari. Harapannya adalah 51,6 dari pembacaan awal.

Pukul 15:00 GMT, ISM akan merilis laporannya tentang sektor Manufaktur untuk Februari.

PMI utama diharapkan mencapai 50,5 dibandingkan dengan 50,9 pada Januari.

Subindeks Harga yang Dibayar diharapkan mencapai 56,2, dari 54,9 pada Januari.

Komponen Pesanan Baru tidak memiliki perkiraan yang tersedia dan berada di 55,1 pada pembacaan Januari.

Ekuitas dalam suasana hati yang baik dan agak positif pada awal minggu ini.

CME Fedwatch Tool memproyeksikan peluang 25,4% bahwa suku bunga akan tetap pada kisaran saat ini 4,25%-4,50% pada Juni, dengan sisanya menunjukkan kemungkinan penurunan suku bunga.

Imbal hasil obligasi AS 10 tahun diperdagangkan sekitar 4,25%, lebih rendah dari level tertinggi minggu lalu sebesar 4,574%. (Newsmaker23)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS