Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Indeks dolar bertahan di sekitar 107 pada hari Kamis
Thursday, 20 February 2025 12:05 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Indeks dolar bertahan di sekitar 107 pada hari Kamis, berjuang untuk menemukan arah yang jelas saat investor menilai risalah FOMC terbaru dan perkembangan yang sedang berlangsung dalam kebijakan perdagangan. Risalah dari pertemuan Federal Reserve bulan Januari menyoroti fokus para pembuat kebijakan pada perlunya lebih banyak bukti disinflasi yang berkelanjutan, sementara juga memperingatkan risiko inflasi dari potensi pergeseran dalam perdagangan, imigrasi, gangguan geopolitik, dan pengeluaran rumah tangga yang kuat. Risalah tersebut menggemakan pernyataan Ketua Powell sebelumnya bahwa Fed tidak terburu-buru untuk memangkas suku bunga lebih lanjut. Secara paralel, Presiden Donald Trump mengumumkan rencana untuk mengenakan tarif 25% pada impor mobil, semikonduktor, dan farmasi, yang berlaku mulai 2 April. Investor saat ini memperhitungkan satu pemotongan suku bunga untuk tahun 2025, dengan beberapa berspekulasi kemungkinan yang kedua.

Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi tarif 25% pada impor farmasi dan semikonduktor akan dimulai pada bulan April.

Tarif otomotif juga ditegaskan kembali pada 25%, menambah tekanan pada ketegangan perdagangan global. Trump mengalihkan fokus ke kebijakan perdagangan setelah kurangnya kemajuan dalam perundingan damai Rusia-Ukraina.
Risalah Rapat Fed menyoroti kekhawatiran atas pengurangan neraca dan dampak plafon utang.
Pejabat Fed mengindikasikan bahwa memperlambat atau menghentikan aliran neraca mungkin tepat.
Beberapa peserta percaya kebijakan perdagangan dan imigrasi dapat mempersulit proses disinflasi.
Sebagian besar pejabat Fed memandang risiko terhadap inflasi dan ketenagakerjaan secara umum seimbang.
Beberapa pejabat Fed berpendapat bahwa risiko inflasi lebih besar daripada risiko ketenagakerjaan dalam keputusan kebijakan.(Cay)

source: Trading Economi & Fxstreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS