Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Turun Setelah Penjualan Ritel
Friday, 14 February 2025 20:57 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Indeks dolar turun ke 106,8 pada hari Jumat(14/2) setelah angka penjualan ritel yang jauh lebih lemah dari perkiraan menimbulkan kekhawatiran tentang kekuatan belanja konsumen.

Penjualan ritel turun 0,9% bulan lalu, dibandingkan dengan perkiraan penurunan yang lebih kecil sebesar 0,1% dan penjualan kontrol yang digunakan untuk menghitung PDB turun 0,8%, meskipun belanja konsumen kemungkinan terdampak oleh cuaca buruk dan kebakaran hutan di LA.

Sementara itu, baik CPI maupun PPI melampaui perkiraan, meskipun komponen PPI yang masuk ke indeks PCE, pengukur inflasi pilihan Fed, menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Data tersebut telah memperkuat sikap hati-hati Fed terhadap pemotongan suku bunga, dengan Ketua Powell menekankan di hadapan Kongres bahwa bank sentral tidak terburu-buru untuk melonggarkan kebijakan.

Di bidang perdagangan, Trump menandatangani arahan yang menginstruksikan Perwakilan Dagang AS dan Sekretaris Perdagangan untuk mengusulkan tarif khusus negara baru, sebuah proses yang dapat memakan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Investor menunggu rincian lebih lanjut dan tetap berharap bahwa negosiasi dapat menghindari pungutan tersebut. (Newsmaker23)

Sumber: Trading Economics

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS