
Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Dolar AS terhadap sekeranjang mata uang, tetap turun untuk hari kedua setelah mendengar pernyataan dari kepala bank sentral AS. Kesaksian Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell kepada Kongres menekankan pendekatan yang bergantung pada data, yang menunjukkan bahwa suku bunga akan tetap stabil kecuali inflasi atau kondisi tenaga kerja berubah. Gagasan ini mengurangi kemungkinan penurunan suku bunga pada pertemuan bulan Maret.
Indeks Dolar AS berjuang untuk mempertahankan momentum, tergelincir di bawah Simple Moving Average (SMA) 20 hari di sekitar 108,50. Relative Strength Index (RSI) bergerak lebih rendah, mendekati wilayah bearish di bawah 50, menandakan momentum menurun. Histogram Moving Average Convergence Divergence (MACD) berubah negatif, yang menunjukkan traksi bearish yang meningkat.
Jika tekanan jual meningkat, support langsung berada di 108,00, diikuti oleh level psikologis 107,50. Pada sisi positifnya, resistensi terlihat di level 108,80 dan zona 109,20, yang dapat membatasi pemulihan jangka pendek.
Sumber: FXstreet
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...