
Indeks dolar naik mendekati 109 pada hari Selasa(4/2) saat tarif AS sebesar 10% atas impor dari Tiongkok mulai berlaku, menandai dimulainya perang dagang yang dapat berdampak signifikan terhadap ekonomi.
Tiongkok segera membalas dengan mengenakan tarifnya sendiri pada ekspor AS tertentu, termasuk minyak, gas, batu bara, mobil, dan peralatan pertanian, yang berlaku mulai 10 Februari. Pasar kini mempertimbangkan dampak potensial tarif ini terhadap pertumbuhan dan inflasi, yang semakin mengaburkan prospek kebijakan moneter Federal Reserve.
Sementara itu, Presiden Trump setuju pada Senin malam untuk "segera menghentikan" tarif yang direncanakan terhadap Meksiko dan Kanada selama sebulan, setelah negosiasi yang berhasil dengan para pemimpin mereka.
Di tempat lain, para pedagang mencermati laporan penggajian nonpertanian hari Jumat, yang diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang kesehatan pasar tenaga kerja. Dolar mengalami apresiasi paling signifikan terhadap dolar Australia dan dolar Selandia Baru, yang keduanya merupakan proksi likuid untuk yuan Tiongkok. (Newsmaker23)
Sumber:Trading Economics
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...