
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja Dolar AS terhadap enam mata uang utama yang berbeda, sedikit melemah dan diperdagangkan di sekitar 107,30 pada saat penulisan pada hari Senin (27/1) meskipun ada beberapa arus masuk aset safe-have sebelumnya selama sesi Asia. Pasar menjadi takut setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif 50% pada impor Kolombia setelah negara itu menolak menerima imigran yang dideportasi dari AS selama akhir pekan. Para pedagang sekarang menilai kembali sikap dovish mereka sebelumnya terhadap tarif karena tampaknya jelas bahwa tarif akan lebih banyak digunakan sebagai alat leverage.
Mengenai data ekonomi, semua mata tertuju pada Federal Reserve AS (Fed) dan Bank Sentral Eropa (ECB), yang akan mengumumkan keputusan kebijakan moneter pertama mereka tahun ini masing-masing pada hari Rabu dan Kamis. Sementara ECB akan memberikan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps), Fed diperkirakan akan mempertahankan biaya pinjaman tidak berubah. Untuk hari Senin ini, Indeks Aktivitas Nasional Fed Chicago untuk bulan Desember menjadi titik data utama yang menjadi fokus. (AL)
Sumber: FXstreet
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...