Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
USD Belajar Hidup Dengan Ancaman Tarif
Monday, 27 January 2025 17:03 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Akhir pekan ini AS berhasil menggunakan ancaman tarif impor terhadap Kolombia untuk mengamankan tujuan kebijakannya memulangkan imigran ilegal. Penggunaan tarif sebagai pendorong kebijakan kini tampak dipahami dengan baik oleh pasar dan mungkin akan sepadan untuk mengurangi volatilitas marjinal, catat analis valas ING Chris Turner.

"Pasar valas masih beroperasi pada tenggat waktu potensial 1 Februari untuk tarif terhadap Meksiko, Kanada, dan Tiongkok “ dan itu dapat mencegah dolar terkoreksi terlalu jauh minggu ini. Sebaliknya, fokus dapat beralih kembali ke sisi makro mengingat sejumlah besar pertemuan suku bunga bank sentral, data PDB kuartal keempat, dan beberapa angka inflasi utama di seluruh dunia." "Secara keseluruhan, kami berpendapat bahwa pertemuan FOMC hari Rabu seharusnya tidak menjadi risiko peristiwa negatif bagi dolar karena data aktivitas AS cukup kuat. Risiko yang lebih besar bagi dolar dapat berasal dari rilis data inflasi inti PCE bulan Desember pada hari Jumat. Di sini, data 0,2% bulan ke bulan dapat menunjukkan inflasi tidak terlalu mengkhawatirkan seperti yang ditakutkan sebagian orang dan melihat harga pasar untuk siklus pelonggaran Federal Reserve tahun ini bergeser ke 50bp dari 43bp saat ini."

"Kami menduga investor cukup nyaman menjalankan posisi beli USD saat ini dan tidak akan terkejut jika DXY kembali ke area 108,50/108,80 di pasar yang sepi. Harapkan banyak fokus pada pasar ekuitas AS minggu ini juga. Banyak saham teknologi besar merilis hasil pendapatan kuartal keempat pada saat perusahaan AI Tiongkok Deepseek mulai mempertanyakan apakah sejumlah besar investasi diperlukan untuk mencapai hasil yang sama. Ini mempertanyakan hambatan masuk yang saat ini dinikmati oleh saham teknologi AS."(AL)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS