Saturday, 24 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Menguat Setelah Penurunan Tajam; Euro Melemah karena Komentar Lagarde
Monday, 23 December 2024 17:30 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Dolar AS menguat pada hari Senin(23/12), bangkit setelah penurunan tajam pada akhir minggu lalu karena tanda-tanda meredanya tekanan inflasi, sementara euro melemah setelah komentar dovish dari kepala ECB Christine Lagarde.

Pada pukul 05:00 ET (10:00 GMT), Indeks Dolar, yang melacak greenback terhadap sekeranjang enam mata uang lainnya, diperdagangkan 0,4% lebih tinggi menjadi 107,750, setelah turun tajam dari level tertinggi dua tahun pada hari Jumat.

Dolar menguat pada hari Senin setelah turun tajam pada hari Jumat karena pengukur inflasi pilihan Federal Reserve menunjukkan kenaikan harga bulanan yang moderat, dengan ukuran inflasi dasar mencatat kenaikan terkecil dalam enam bulan.

Itu meredakan beberapa kekhawatiran tentang seberapa banyak Fed akan memangkas suku bunga pada tahun 2025, yang telah meningkat setelah prospek suku bunga AS yang agresif setelah pertemuan kebijakan Fed terakhir tahun ini.

Meski demikian, para pedagang memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 38 basis poin tahun depan, lebih rendah dari dua penurunan suku bunga sebesar 25 bp yang diproyeksikan oleh Fed minggu lalu, dengan pasar menunda pelonggaran pertama tahun 2025 hingga Juni, dengan penurunan pada bulan Maret diperkirakan sekitar 53%.

Volume perdagangan kemungkinan akan menipis menjelang akhir tahun, dengan minggu perdagangan ini dipersingkat oleh periode liburan.(ayu)

Sumber: Inveting.com

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS