
Dolar AS sedikit merosot pada hari Jumat(20/12), berhenti sejenak setelah kenaikan kuat minggu ini karena para pedagang menunggu rilis pengukur inflasi pilihan Fed.
Pada pukul 04:40 ET (09:40 GMT), Indeks Dolar, yang melacak greenback terhadap sekeranjang enam mata uang lainnya, diperdagangkan 0,2% lebih rendah menjadi 107,960, setelah awal minggu ini naik ke level tertinggi dalam dua tahun.
Dolar menuju kenaikan mingguan
Indeks dolar sedikit merosot pada hari Jumat, tetapi masih menuju kenaikan mingguan sekitar 1%, didukung oleh prospek suku bunga AS yang relatif agresif setelah pertemuan kebijakan Federal Reserve terakhir tahun ini awal minggu ini.
Para pembuat kebijakan bank sentral AS sekarang hanya melihat pelonggaran tambahan sebesar 50 basis poin pada tahun 2025, kemungkinan dua kali pemotongan sebesar 25 basis poin, alih-alih empat pengurangan yang ditunjukkan dalam perkiraan sebelumnya pada bulan September. Indeks inti PCE bulan November diperkirakan naik 2,9% secara tahunan, naik dari 2,8% bulan sebelumnya, sementara angka bulanan diperkirakan naik 0,2%, turun dari 0,3% pada bulan Oktober.
Kenaikan indeks inti PCE yang lebih kuat dari perkiraan dapat berdampak besar pada pasar, karena sifat agresif dari komentar Fed telah menggeser kemungkinan ke arah pengurangan yang lebih sedikit atau berpotensi tidak ada lagi tahun depan. (azf)
Sumber: Investing.com
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...