Saturday, 24 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar AS menguat karena PMI Jasa AS melampaui data positif Jerman
Monday, 16 December 2024 23:29 WIB | US DOLLAR |USD

Dolar AS (USD) diperdagangkan lebih tinggi pada hari Senin setelah menghabiskan sebagian besar waktunya dalam angka merah pada awal minggu ini. Perubahan haluan terjadi setelah rilis yang sangat optimis dalam rilis awal Indeks Manajer Pembelian Jasa Global (PMI) S&P untuk bulan Desember. Hasil 58,5 terhadap 56,1 sebelumnya dan konsensus 55,7 benar-benar luar biasa dan memberikan dorongan yang dibutuhkan bagi Greenback untuk keluar dari kinerjanya yang mengecewakan pada hari Senin ini.

Pergerakan pertama pada hari Senin dimulai setelah Penjualan Ritel Tiongkok mencapai 3,0% untuk bulan November, di bawah estimasi terendah analis sebesar 4,2% dan jauh di bawah estimasi median sebesar 5,0%. Jelas, langkah-langkah stimulus yang telah diterapkan pemerintah Tiongkok tidak memberikan dampak yang diharapkan pasar. Sementara itu, data awal S&P Global dan Hamburg Commercial Bank (HCOB) Purchase Managers Index (PMI) untuk bulan Desember telah dirilis untuk negara-negara Eropa dan Zona Euro. Secara keseluruhan, manufaktur semakin terpuruk dalam kontraksi di Prancis dan Jerman. Satu-satunya yang tidak biasa adalah Jasa Jerman, yang kembali mengalami ekspansi pada angka 51,0 dibandingkan dengan 49,3 yang diharapkan.

Kanselir Jerman Olaf Scholz akan dapat menggunakan data terakhir tersebut untuk menguntungkannya selama pertemuan yang dijadwalkan di Bundestag pada hari Senin nanti, di mana kanselir tersebut menghadapi mosi tidak percaya. Jika ia kalah, pemerintahan Jerman akan jatuh, mengikuti Prancis, dengan pemilihan umum dadakan yang kemungkinan akan berlangsung pada tanggal 23 Februari.(Cay) Newsmaker23

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS