
Indeks dolar naik di atas 107 pada hari Jumat(13/12), memposisikannya untuk kenaikan 1% untuk minggu ini, menandai kinerja mingguan terbaiknya dalam sebulan.
Kenaikan terjadi karena pasar telah memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin dari Federal Reserve minggu depan, meskipun prospek untuk tahun 2025 masih belum pasti.
Data yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan indeks harga produsen utama naik lebih dari yang diharapkan, sementara indeks inti melambat sesuai dengan perkiraan.
Selain itu, klaim pengangguran awal secara tak terduga naik ke level tertinggi hampir dua bulan sebesar 242.000, jauh di atas 220.000 yang diantisipasi.
Pasar sekarang memperkirakan probabilitas 96% bahwa Fed akan menerapkan penurunan suku bunga seperempat poin pada pertemuannya minggu depan.
Dolar juga menguat terhadap euro dan franc Swiss menyusul penurunan suku bunga dari Bank Sentral Eropa dan Bank Nasional Swiss pada hari Kamis.(azf)
Sumber: Trading Economics
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...