
Indeks dolar tetap stabil di sekitar 106,4 pada hari Rabu(4/12) karena investor terus mengevaluasi arah kebijakan moneter Federal Reserve.
Data yang dirilis hari Selasa menunjukkan peningkatan moderat dalam lowongan pekerjaan AS untuk bulan Oktober, sementara PHK menurun, menunjukkan kepercayaan pekerja di pasar tenaga kerja. Pedagang sekarang berfokus pada laporan penggajian swasta ADP pada hari Rabu dan data penggajian nonpertanian yang akan dirilis hari Jumat untuk wawasan lebih lanjut tentang tren pasar kerja.
Ketua Federal Reserve Jerome Powell juga dijadwalkan untuk berpidato di New York pada hari Rabu sore. Saat ini, pasar memperkirakan peluang sekitar 75% bahwa Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Desember.
Dolar tetap stabil terhadap sebagian besar mata uang utama tetapi menguat terhadap dolar Australia dan Selandia Baru menyusul data PDB yang lemah dari Australia. Dolar juga melayang mendekati level tertinggi dua tahun terhadap won Korea Selatan di tengah turbulensi politik yang sedang berlangsung di Korea Selatan.
Sumber: Trading Economics
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...