
EUR/USD mencatatkan pelemahan moderat selama sesi Amerika Utara pada hari Jumat karena Dolar AS (USD) bertahan kuat setelah rilis data ekonomi yang beragam dan komentar dovish dari pejabat Federal Reserve (Fed). Pasangan mata uang ini diperdagangkan di 1,1504, turun 0,20%, setelah mencapai level terendah dua minggu di 1,1491.
Euro melemah 0,20% karena sentimen AS yang lemah kontras dengan PMI yang menguat, pasar meningkatkan peluang pemangkasan suku bunga di bulan Desember
Data di AS beragam, namun perekonomian menunjukkan tanda-tanda ketahanan. PMI Manufaktur dan Jasa Global S&P beragam pada bulan November tetapi mengungkapkan bahwa kepercayaan bisnis telah membaik.
Data lain menunjukkan bahwa rumah tangga Amerika menjadi pesimis terhadap prospek ekonomi, menurut Sentimen Konsumen Universitas Michigan (UoM) untuk bulan November. Sentimen mencapai level terendah sejak 2009, karena konsumen masih frustrasi dengan harga yang tinggi dan melemahnya pendapatan.
Setelah data tersebut, reaksi EUR/USD mereda, karena para pedagang mencerna beragam komentar dari banyak pejabat Federal Reserve.
Komentar dovish dari Presiden The Fed New York, John Williams, dan Gubernur Stephen Miran, meningkatkan ekspektasi investor terhadap penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan bulan Desember. Sebaliknya, Presiden The Fed Boston, Susan Collins, dan Presiden The Fed Dallas, Lorie Logan, berpendapat untuk mempertahankan kebijakan restriktif, yang menandakan dukungan untuk mempertahankan suku bunga.
Mengingat latar belakang tersebut, pelaku pasar telah memperkirakan peluang penurunan suku bunga di bulan Desember sebesar 71%, melonjak tajam dari sekitar 31% pada hari sebelumnya.(Cay)
Sumber: Fxstreet
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Pasangan EUR/USD bergerak tipis di sekitar 1,1580 pada sesi Asia hari Rabu(19/11), setelah tiga hari berturut-turut melemah. Tekanan utama datang dari menguatnya Dolar AS, karena pasar mulai mengurang...
Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. Langkah Washington yang dikaitkan dengan...
Gubernur Federal Reserve, Stephen Miran, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia menargetkan penurunan suku bunga sebesar 150 basis poin tahun ini untuk mendorong pasar tenaga kerja AS. Miran mengatakan kepada program Surveillance di Bloomberg...
Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang berakhir pada 3 Januari. Angka terbaru ini lebih...
Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE)...
Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di...
Perubahan lebih lanjut pada suku bunga jangka pendek Federal Reserve perlu "disesuaikan dengan cermat" berdasarkan data yang masuk mengingat risiko...
Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi...