Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Kuat, Euro Bisa Bertahan?
Wednesday, 19 November 2025 10:33 WIB | EUR/USD | Euro

Pasangan EUR/USD bergerak tipis di sekitar 1,1580 pada sesi Asia hari Rabu(19/11), setelah tiga hari berturut-turut melemah. Tekanan utama datang dari menguatnya Dolar AS, karena pasar mulai mengurangi harapan bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuan Desember. Saat ini, alat CME FedWatch memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga hanya sekitar 49%, turun dari 67% sepekan lalu. Pasar juga menunggu rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) bulan September yang akan keluar pada hari Kamis, yang bisa menjadi pemicu pergerakan besar berikutnya.

Dari sisi data, klaim pengangguran awal di AS menunjukkan 232.000 orang mengajukan klaim pertama kali, dengan klaim lanjutan naik tipis menjadi 1,957 juta. Data ADP juga mengindikasikan perusahaan memangkas rata-rata 2.500 pekerjaan per minggu dalam empat minggu terakhir. Presiden Fed Richmond, Thomas Barkin, menilai pasar tenaga kerja mulai lebih seimbang: perusahaan lebih mudah mencari pekerja, tapi juga mulai ada peningkatan PHK. Ia menambahkan, inflasi memang tidak naik, tapi juga belum jelas apakah akan turun stabil ke target 2%, sehingga keputusan kebijakan masih penuh perdebatan di internal The Fed.

Di sisi lain, Euro mencoba bertahan di tengah tekanan Dolar AS. Sentimen terhadap kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) cenderung hati-hati. Pasar secara luas memperkirakan ECB akan menahan suku bunga dalam waktu dekat, karena ekonomi zona euro dinilai relatif stabil dan inflasi sudah mendekati target. Namun, tanpa kejutan positif yang besar dari data Eropa, ruang penguatan Euro terhadap Dolar masih terbatas, sehingga EUR/USD berisiko melanjutkan pelemahan jika data AS kembali mendukung penguatan Dolar. (az)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa...
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...

EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS