Friday, 09 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Kuat, Euro Bisa Bertahan?
Wednesday, 19 November 2025 10:33 WIB | EUR/USD | Euro

Pasangan EUR/USD bergerak tipis di sekitar 1,1580 pada sesi Asia hari Rabu(19/11), setelah tiga hari berturut-turut melemah. Tekanan utama datang dari menguatnya Dolar AS, karena pasar mulai mengurangi harapan bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuan Desember. Saat ini, alat CME FedWatch memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga hanya sekitar 49%, turun dari 67% sepekan lalu. Pasar juga menunggu rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) bulan September yang akan keluar pada hari Kamis, yang bisa menjadi pemicu pergerakan besar berikutnya.

Dari sisi data, klaim pengangguran awal di AS menunjukkan 232.000 orang mengajukan klaim pertama kali, dengan klaim lanjutan naik tipis menjadi 1,957 juta. Data ADP juga mengindikasikan perusahaan memangkas rata-rata 2.500 pekerjaan per minggu dalam empat minggu terakhir. Presiden Fed Richmond, Thomas Barkin, menilai pasar tenaga kerja mulai lebih seimbang: perusahaan lebih mudah mencari pekerja, tapi juga mulai ada peningkatan PHK. Ia menambahkan, inflasi memang tidak naik, tapi juga belum jelas apakah akan turun stabil ke target 2%, sehingga keputusan kebijakan masih penuh perdebatan di internal The Fed.

Di sisi lain, Euro mencoba bertahan di tengah tekanan Dolar AS. Sentimen terhadap kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) cenderung hati-hati. Pasar secara luas memperkirakan ECB akan menahan suku bunga dalam waktu dekat, karena ekonomi zona euro dinilai relatif stabil dan inflasi sudah mendekati target. Namun, tanpa kejutan positif yang besar dari data Eropa, ruang penguatan Euro terhadap Dolar masih terbatas, sehingga EUR/USD berisiko melanjutkan pelemahan jika data AS kembali mendukung penguatan Dolar. (az)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

EUR/USD tertekan karena USD menguat di tengah data yang tidak merata...
Saturday, 22 November 2025 03:54 WIB

EUR/USD mencatatkan pelemahan moderat selama sesi Amerika Utara pada hari Jumat karena Dolar AS (USD) bertahan kuat setelah rilis data ekonomi yang beragam dan komentar dovish dari pejabat Federal Res...

LATEST NEWS
Perak Sesi Eropa Kemana?

Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...

Saham Hong Kong Lesu, Siap Turun Mingguan

Saham Hong Kong sedikit berubah pada perdagangan Jumat pagi, berfluktuasi di sekitar 26.165 setelah dua sesi penurunan, karena pelemahan di sektor properti dan keuangan diimbangi oleh kenaikan di saham teknologi dan konsumen. Para pedagang menilai...

Nikkei Naik 0,7% Ditopang Saham Otomotif dan Keuangan

Bursa saham Jepang menguat pada awal perdagangan, didorong pelemahan yen dan sinyal ekonomi Amerika Serikat yang masih solid. Kondisi ini meningkatkan minat beli pada saham-saham berorientasi ekspor dan sektor yang sensitif terhadap pergerakan suku...

POPULAR NEWS
Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE)...

Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di...

Menurut Petinggi Fed Masih Ada Peluang Pemangkasan Suku Bunga Lanjutan
Tuesday, 6 January 2026 23:47 WIB

Perubahan lebih lanjut pada suku bunga jangka pendek Federal Reserve perlu "disesuaikan dengan cermat" berdasarkan data yang masuk mengingat risiko...