
EUR/USD telah melemah ke area 1,1800 pada saat penulisan artikel ini pada hari Rabu(24/9), dari level tertinggi mingguan di dekat 1,1820. Namun, pasangan ini masih mencari arah dalam rentang yang ketat, di kedua sisi level 1,1800 untuk hari kedua berturut-turut, karena investor masih enggan mengambil risiko berlebihan.
Data AS yang dirilis pada hari Selasa mengungkapkan bahwa aktivitas bisnis melambat untuk bulan kedua berturut-turut di bulan September, sesuai dengan ekspektasi. Laporan S&P Global menunjukkan bahwa tarif mendorong biaya lebih tinggi, sementara permintaan yang lemah dan persaingan yang ketat membatasi kemampuan perusahaan untuk menaikkan harga, yang naik pada laju paling lambat sejak April.
Beberapa saat kemudian, Ketua Federal Reserve (Fed), Jerome Powell, menegaskan kembali tantangan bank untuk menetapkan kebijakan moneter yang tepat guna memerangi risiko inflasi yang lebih tinggi tanpa semakin memperburuk pasar tenaga kerja. Powell mempertahankan sikap hati-hatinya terhadap pelonggaran moneter lebih lanjut, tetapi ia gagal mengubah pandangan pasar bahwa bank sentral akan memangkas suku bunga di masing-masing dari dua pertemuan kebijakan moneter yang tersisa tahun ini.
Di Eropa, angka awal Indeks Manajer Pembelian (PMI) menunjukkan data yang beragam, dengan peningkatan aktivitas jasa yang lebih besar dari perkiraan mengimbangi kontraksi tak terduga di sektor manufaktur, yang terbebani oleh penurunan tajam dalam pesanan baru.
Kalender ekonomi lebih sepi pada hari Rabu. Pada sesi pagi Eropa, Iklim Bisnis IFO Jerman akan menjadi rilis data utama, sementara Penjualan Rumah Baru AS bulan Agustus dan pidato dari Presiden Fed San Francisco, Mary Daly, akan menarik perhatian pasar selama sesi Amerika. (azf)
Sumber: FXstreet
Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...